Facebook dan Tirto.id Kerjasama Tangkal Berita Hoax

Facebook dan Tirto.id Kerjasama Tangkal Berita Hoax

NERACA

Jakarta - Facebook Indonesia bekerjasama dengan Tirto.id yang sudah bergabung dalam Jaringan Periksa Fakta Internasional (International Fact-Checking Network-IFCN) melalui Third Party Fact Checker dan melakukan literasi digital untuk melawan berita palsu (hoax) di Tanah Air. Kemitraan strategis FB Indonesia dan Tirto.id ini efektif perhari ini dan menjadi strategis saat Pemilihan Kepala Daerah sedang berlangsung dan menjelang Pemilihan Presiden 2019.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat serta pemangku kepentingan bahwa Facebook berkomitmen untuk membangun komunitas dengan penyajian informasi yang lengkap dan menjaga keaslian identitas di platform Facebook. Untuk itulah kami mengajak Tirto.id sebagai mitra yang pertama di Indonesia sebagai Fact Checker,” ujar Alice Budisatrijo, News Partnership Lead (third party fact checker) di Jakarta, awal pekan ini.

Menurut CEO sekaligus co-Founder Tirto.id Sapto Anggoro, pihaknya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh IFCN sejak 12 Januari 2018 dengan brand Tirto-Periksa Data, sebagai yang pertama di Indonesia (https://www.poynter.org/international-fact-checking-network-fact-checkers-code-principles) dan sekarang dengan FB Indonesia sebagai mitra untuk melakukan literasi digital.

IFCN adalah jaringan media internasional yang berkomitmen mengurangi berita keliru (miss information) atau berita palsu (fake news/hoax) melalui pemeriksaan fakta dan penjelasan secara rinci. Jaringan ini berdiri pada 2015 dan sampai saat ini ada 49 media internasional yang lolos verifikasi dan sudah bergabung sebagai anggota.

Untuk itu, jelas Alice, FB Indonesia dan Tirto.id akan melakukan literasi digital agar masyarakat dapat menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan konten informasi, dengan kecapakan kognitif maupun teknikal.

Kepala Kebijakan Publik Indonesia Ruben Hattari mengungkapkan kerjasama FB Indonesia dengan Tirto.id ini sangat strategis dalam melakukan literasi digital mengingat banyaknya hoax yang beredar di media sosial.

“Ini adalah inisiatif integrasi komunitas yang akan dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilihan Umum Presiden tahun 2019 di Indonesia untuk menunjukkan kepada komunitas serta pemangku kepentingan bahwa Facebook berkomitmen untuk membangun komunitas dengan keterpaparan informasi yang cukup dan menjaga keaslian identitas di platform Facebook,” kata Ruben.

Berdasar hasil survei yang dilakukan Masyarakat Telekomunikasi Indonesia (Mastel) pada tahun lalu yang melibatkan 1.116 responden, 92,4% responden mengaku mendapatkan berita hoax dari media sosial, 62,8% dari aplikasi pesan instan, dan 34,9% dari situs web.

Sementara itu, Facebook sebagai penyedia platform konten, saat ini sedang mendapat sorotan luas karena banyak kontennya terdiri dari berita palsu. Berita palsu tersebut marak pada saat pemilihan kepala negara dan politik di berbagai negara termasuk Amerika dan Indonesia. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg ikut bertanggungjawab terhadap fakta tersebut. Untuk mengurangi konten hoax tersebut Facebook bekerjasama dengan lembaga independen IFCN untuk melakukan cek fakta informasi berita yang ada. IFCN memiliki mekanisme dalam menentukan berita apakah itu berita palsu, berita benar, campuran antara keduanya, dan berita tidak jelas (undetermined). Sedangkan di Indonesia, Tirto-Periksa Data sebagai pemilik badge IFCN mendapat kepercayaan melakukan fact-checking (periksa data) konten-konten di Facebook dan akan memberikan rekomendasi kepada pengguna Facebook.

“Dengan begitu banyak informasi yang tersedia secara online, informasi yang merupakan berita palsu datang sedemikian deras dan cepat. Dengan bermitra dengan Facebook, kami berupaya membuat informasi yang kredibel tersedia untuk orang Indonesia dan mengurangi penyebaran berita palsu. Bagi kami yang terpenting adalah kualitas berita, bukan kuantitas,” ujar Sapto. Mohar

BERITA TERKAIT

Sejumlah Program Nasional KLHK untuk Peningkatan Kesejahteraan - Menteri Siti Nurbaya

Sejumlah Program Nasional KLHK untuk Peningkatan Kesejahteraan Menteri Siti Nurbaya NERACA Bogor - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti…

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tingkatkan Kinerja Internal

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tingkatkan Kinerja Internal   NERACA Jakarta - Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung ST…

Uji Validasi Berubah, Calon Hakim Agung Didominasi Jalur Karier

Uji Validasi Berubah, Calon Hakim Agung Didominasi Jalur Karier   NERACA Jakarta - Komisi Yudisial (KY) menyatakan terdapat perubahan uji validasi…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Sejumlah Program Nasional KLHK untuk Peningkatan Kesejahteraan - Menteri Siti Nurbaya

Sejumlah Program Nasional KLHK untuk Peningkatan Kesejahteraan Menteri Siti Nurbaya NERACA Bogor - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti…

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tingkatkan Kinerja Internal

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tingkatkan Kinerja Internal   NERACA Jakarta - Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung ST…

Uji Validasi Berubah, Calon Hakim Agung Didominasi Jalur Karier

Uji Validasi Berubah, Calon Hakim Agung Didominasi Jalur Karier   NERACA Jakarta - Komisi Yudisial (KY) menyatakan terdapat perubahan uji validasi…