BNI Kucuri BW Plantation Rp 800 Miliar

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit investasi kepada PT BW Plantation Tbk (BWPT) senilai Rp 800 miliar. Jangka waktu sampai dengan 8 Februari 2020 mendatang.

"Penggunaan dana untuk ekspansi berupa penanaman area baru di area perusahaan dan penambahan land bank," ujar Direktur BW Plantation, Pointo Pratento, melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca di Jakarta, pekan kemarin.

Dia mengungkapkan, tingkat bunga pinjaman ini sekitar 10% per tahun. Selanjutnya, akan di review setiap saat untuk disesuiakan dengan suku bunga yang berlaku saat itu. Atas fasilitas ini, anak perusahaan belum menarik dana atas fasilitas kredit tersebut. "Transaksi pinjaman ini dimaksud termasuk pengecualian yang dikategorikan tidak termasuk transaksi material," papar Pointo. [ardi]

BERITA TERKAIT

Ditopang Apartemen Parkland - Trimitra Propertindo Raup Laba Rp 12,8 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, emiten properti PT Trimitra Propertido Tbk (LAND) berhasil membukukan laba bersih Rp12,8 miliar atau tumbuh…

Gelar Private Placement - Bank BJB Bidik Dana di Pasar Rp 684,19 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) berencana melakukan aksi korporasi penambahan…

BNI Tuntaskan Penyaluran Bansos PKH

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

KSEI Dorong Investor Gunakan Login AKSes

NERACA Pekanbaru- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendorong investor di Riau agar memanfaatkan fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) untuk…

Orori Indonesia Jadi Reseller Resmi Antam

PT Orori Indonesia (Orori), sebagai perusahaan penjualan perhiasan online resmi menjadi "reseller" emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).”Orori menjadi jembatan…

Sepekan Dana Asing Keluar Rp 765 Miliar

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin meningkat 1,16% ke level 6,126.36…