Semen Gresik Bidik Penjualan Di Jatim Naik 10%

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memproyeksikan angka penjualan di wilayah Jawa Timur mengalami kenaikan sekitar 10% pada 2012, menyusul membaiknya pertumbuhan sektor properti dan infrastruktur di provinsi tersebut.

Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis PT Semen Gresik Tbk, Erizal Bakar mengatakan, total penjualan Semen Gresik di Jatim pada 2011 mencapai empat juta ton atau sekitar 40 persen dari total penjualan sebanyak 10,2 juta ton, “Angka penjualan sebanyak itu tidak termasuk dari PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa yang merupakan Semen Gresik Group,”katanya kemarin

Dia menuturkan, permintaan semen nasional tahun ini diprediksi tumbuh sekitar 6-8%, tetapi ada daerah-daerah tertentu yang pertumbuhannya justru lebih tinggi, salah satunya di Jatim. Tingginya permintaan semen di Jatim, kata Erizal dipicu banyaknya proyek-proyek baru pembangunan rumah hunian, apartemen, realestat dan infrastruktur.

Menurut Erizal, pertumbuhan permintaan semen nasional pada 2011 menembus 17,8% menjadi 48 juta ton, padahal proyeksi awal hanya tumbuh maksimal 10%. "Tahun ini kemungkinan permintaan tumbuh 6-8% atau menjadi 51-52 juta ton. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya setelah tumbuh cukup tinggi, tahun berikutnya akan ada koreksi,”ujarnya.

Kemudian untuk wilayah Jatim, Erizal menambahkan, pihaknya berencana menambah pasokan semen antara 20-25 persen guna mengantisipasi tingginya permintaan. Pada tahun ini, kapasitas produksi PT Semen Gresik akan bertambah 2,5 juta dengan dioperasikannya Pabrik Tuban IV sekitar akhir triwulan pertama mendatang. "Kami jamin tahun ini pasokan semen di Jatim akan lebih lancar dibanding sebelumnya yang sempat tersendat. Hingga kini, Semen Gresik juga belum ada rencana untuk menaikkan harga semen," kata Erizal. (bani)

BERITA TERKAIT

Yanaprima Bidik Penjualan Ekspor Naik 7%

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) terus perluas pasar ekspor. Oleh karena…

Danai Pengembangan Bisnis - GMF Bidik Pendanaan di Pasar Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Berambisi menjadi pemain terbesar di Asia untuk perawatan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI) terus…

Momentum Ramadhan dan Lebaran - Kimia Farma Bukukan Penjualan Tumbuh 20%

NERACA Jakarta – Selama Ramadhan dan Lebaran, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 10%-20%. “Kenaikan penjualan terjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Surya Semesta Siapkan Capex Rp 770 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengembang kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp770 miliar pada…

Ketua DPR Dorong Perusahaan Go Public

Ketua DPR Bambang Soesatyo menginginkan lebih banyak lagi perusahaan yang melantai atau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena…

Tetapkan IPO Rp193 Persaham - Satyamitra Kemas Oversubscribed 1,5 Kali

NERACA Jakarta - PT Satyamitra Kemas Lestari (SKL) menetapkan harga penawaran umum saham perdana sebesar Rp193 per saham. Harga penawaran umum…