Tol Manado-Bitung Perlu Subsidi

NERACA

Manado-- Pemilik usaha CT Corpora Chairul Tanjung meminta pemerintah pusat subsidi Jalan Manado-Bitung segera direalisasikan secepatnya, agar mendorong pembangunan jalan tersebut segera terealisasi. "Pembangunan jalan Tol-Manado Bitung membutuhkan subsidi pemerintah sekitar Rp1,5 triliun, ini supaya segera direalisasikan secepatnya karena pembangunan jalan tersebut sangat strategis," kata Chairul Tanjung di Manado, Jumat.

Chairul yang juga menjabat sebagai Ketua Ekonomi Nasional, mengatakan, pemerintah perlu mempercepat pembangunan jalan Tol Manado-Bitung karena potensinya sangat besar. "Saya sudah melihat sendiri potensi Pelabuhan Bitung dan potensi industri di sekitar areal Manado ke Bitung yang bisa dikembangkan secara luar biasa, karena itu Jalan Tol perlu dipercepat pembangunannya," kata Chairul.

Demikian juga potensi lainnya seperti hasil bumi dan pariwisata, ini akan mampu dioptimalkan bila jalan tersebut sudah terbangun, karena itu dana pemerintah pusat supaya segera direalisasikan. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah, kata Chairul, memang sudah merancang untuk pembangunan Jalan Manado-Bitung, namun yang perlu dilakukan bahwa pembangunan tersebut mulai direalisasikan. "Dalam rapat Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Indonesia (LP3EI) Kadin, kebetulan saya sebagai wakil ketua harian, mendorong kalau bisa secepatnya jalan Tol Manado-Bitung,"terangnya

Sulut, kata Chairul salah satu provinsi yang berkembang cepat, untuk itu diperlukan kreativitas agar pertumbuhan daerah ini lebih bagus lagi. **cahyo

BERITA TERKAIT

Menakar Manfaat Subsidi Tol Laut

Oleh: Sarwani Analis Ekonomi Pembangunan Nasib subsidi tol laut dalam tahun anggaran mendatang berada di ujung tanduk. Pasalnya, DPR RI…

Kuasa Hukum : Tak Perlu Khawatir, Tuhan Tidak Tidur - Chuck Dituntut 5 Tahun

  NERACA Jakarta - Kuasa hukum jaksa senior Chuck Suryosumpeno, Haris Azhar mempertanyakan dasar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada…

Perlu Penghapusan PPN untuk Turunkan Tarif Tiket Pesawat

NERACA Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia meminta pemerintah menghapus pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen yang dikenakan dalam…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

HUT ke 20, Acer Tebar 2.222 Hadiah

    NERACA   Jakarta - Dalam rangka anniversary Acer di Indonesia kedua puluh tahun, Acer memberikan apresiasi penuh kepada…

Pasar Industri Mainan Indonesia Yang Menggoda

    NERACA   Jakarta - Pasar mainan Indonesia yang terbilang besar, maka Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi industri…

Dikategorikan B3, Limbah Faba Masih Bisa Dimanfaatkan

      NERACA   Jakarta - Industri manufaktur berperan penting dalam implementasi konsep ekonomi berkelanjutan. Selain akan menjadi tren…