Harga Minyak Diprediksi Melonjak

NERACA

Jakarta—Turunnya permintaan minyak mentah dan krisis Eropa membuat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) memperkirakan terjadinya permintaan minyak menjadi 88,76 juta barel/hari dari proyeksi bulan lalu 88,90 juta barel/hari. "Biasanya, jika ada penurunan permintaan, harga minyak akan turun, namun menurut pengamatan saya, pemangkasan tersebut tidak akan berpengaruh besar pada penurunan harga minyak mentah," kata pengamat perminyakan Kurtubi di Jakarta.

Menurut Kurtubi, pemangkasan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap penurunan harga minyak. Namun ada faktor lain yang lebih kuat sehingga membuat harga minyak akan tinggi di tahun ini. “Namun itu dengan catatan tidak ada gejolak seperti pemblokiran Selat Hormuz oleh Iran yang bisa mengerek harga minyak dunia diangka US$ 150/barel," jelasnya.

Bahkan dirinya memprediksi, harga minyak Brent atau harga minyak Indonesia sepanjang Januari-Desember 2012 tetap tinggi yakni berkisar US$ 100/barel – US$ 130/barel. "Tetap tinggi, saat ini saja harga minyak Brent rata-rata mencapai US$ 115/barel, kalaupun turun maksimal diangka US$ 100/barel dan paling tinggi US$ 130/barel,” tambahnya

Prediksinya tersebut berdasarkan tetap tumbuhnya perekonomian dunia, khususnya di China, India, Indonesia, Rusia, Brazil dan Timur Tengah. Penurunan permintaan hanya terpusat di Eropa, sementara negara lainnya tetap tumbuh, artinya pengaruhnya sangat kecil. "Makanya saya tidak sependapat dengan prediksi OPEC, karena negara lain banyak yang tumbuh. Dan kalaupun prediksi OPEC tersebut benar, penurunan 120.000 barel/produksi per harinya tidak akan mempengaruhi pada penurunan harga minyak dunia," tandas Kurtubi. **cahyo

BERITA TERKAIT

Profitabilitas Bank Tahun Depan Diprediksi Sulit Meningkat

      NERACA   Jakarta - Rasio profitabilitas atau keuntungan dari aset bank dinilai sulit meningkat dalam setahun ke…

Pengawasan Perbankan dan Harga Minyak

  Oleh: Achmad Deni Daruri President Director Center for Banking Crisis   Bagi negara net importir minyak seperti Indonesia, naiknya…

38 Titik Telah Terapkan BBM Satu Harga

  NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah mencapai titik ke 38 dari program bahan bakar minyak (BBM) satu…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Kadin Dukung Pemindahan Ibu Kota

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap mendukung rencana pemindahan ibu kota RI…

40% Jembatan Dalam Kondisi Tak Baik

  NERACA   Semarang - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan sekitar 40 persen jembatan di…

BI Dorong Jakarta Tingkatkan Anggaran Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai perlu ditingkatkan karena…