Bidik Banyak Investor, BEI Makin Perbanyak Pojok Bursa

Neraca

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjanjikan akan tetap konsisten terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai investasi di pasar modal dalam negeri, salah satunya dengan membangun pojok bursa di universitas. "Saat ini dari BEI sudah ada upaya melalui sisi pendidikan dengan adanya 70 pojok bursa di 70 universitas dalam negeri yang ditujukan bagi mahasiswa untuk berinvestasi jangka panjang," kata Direktur Pengembangan BEI Frederica Widyasari Dewi di Jakarta akhir pekan lalu.

Menurutnya, mahasiswa yang paham terhadap industri pasar modal merupakan sumber daya manusia (SDM) di industri pasar modal. Selain itu, mahasiswa juga menjadi aset guna mendongkrak minat masyarakat untuk berinvestasi.

Oleh karena itu, pihak BEI juga secara konsisten menggelar lomba berkaitan dengan pasar modal di universitas serta dari kalangan sekolah menengah atas (SMA). "Ada juga lomba pojok bursa, bahkan di salah satu universitas pembukaan sub rekening mencapai 60 ribu, selain itu ada juga olimpiade pasar modal untuk SMA," ujarnya

Dengan begitu, dikatakan dia, jumlah investor di pasar modal dalam negeri dapat bertambah. Dalam upaya BEI meningkatkan jumlah investor dapat dilihat dengan terus meningkatnya jumlah "sub account" yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Tercatat, hingga 2011 sendiri, jumlah total sub rekening di KSEI per Januari sudah mencapai 365.321. Jumlah itu meningkat sejak adanya penghapusan rekening yang tidak aktif sekitar 200 ribu di tahun 2009.

Kata Frederica, meski jumlah investor yang memiliki rekening tergolong masih minim, namun jika dilihat secara keseluruhan jumlah investor di pasar modal cukup tinggi. Kendati demikian, jika dilihat dari jumlah investor pasar modal di seluruh instrumen investasi seperti reksa dana, Surat Utang Negara (SUN), dan Sukuk, jumlahnya diperkirakan sudah mencapai satu jutaan investor. "Jadi jumlah itu sudah cukup besar, karena yang menjadi sasaran adalah masyarakat kelas menengah ke atas, jadi jangan dibandingkan dengan Singapura, dan Malaysia yang masyarakatnya sudah cukup makmur," ujarnya.

Namun, Friderica belum dapat memberitahukan target jumlah investor di pasar modal dikarenakan ada beberapa peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). "Intinya kami juga terus meningkatkan jumlah investor walaupun kami belum bisa menyebutkan target jumlah yang akan ditargetkan, karena memang ada beberapa peraturan di Bapepam-LK yang harus disesuaikan," ucapnya.

Sebelumnya, BEI terus menggelar berbagai event tahunan berupa Investor Summit and Capital Market Expo guna membidik investor baru. Tahun lalu 2011, Investor Summit and Capital Market Expo 2011 di Surabaya merupakan rangkaian untuk meningkatkan rekening efek pelaku pasar dalam negeri.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya, Nur Harjantie mengatakan, pihaknya optimis bisa meningkatkan jumlah pemilik rekening efek saham di Jawa Timur,”Keyakinan tersebut karena setelah penyelenggaraan acara serupa tahun 2010, jumlah pemilik rekening efek saham di Jatim mencapai 37.000 rekening efek sedangkan kini meningkat menjadi 38.000an rekening,”katanya.

Menurutnya, jumlah pemilik rekening efek saham di Jatim menyumbang kurang dari 10% dari total rekening efek saham di skala nasional mencapai 388.000an rekening. Sementara dari keseluruhan kepemilikan rekening efek saham di Jatim sebanyak 38.000 rekening, mayoritas 25.000 rekening efek saham berasal dari Surabaya dan sisanya menyebar di kota lain. (bani)

BERITA TERKAIT

Optimisme Investor Bawa IHSG Menguat 0,24%

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/2) ditutup menguat 16,22 poin seiring…

Saham IKAI Masuk Dalam Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati perkembangan pola transaksi saham PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk (IKAI). Hal…

BEI Bilang Delisting Butuh Proses Panjang - Sikapi Kasus Bank of India

NERACA Jakarta- PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tengah meminta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghapus sahamnya (delisting)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…