Menikmati Camping Mewah di Gili Trawangan

Menikmati Gili Trawangan yang dikelilingi perairan indah tak harus melulu menginap di hotel bertembok. Tak ada salahnya pengunjung mencoba penginapan dengan konsep glamping (glamour camping) atau kemah mewah di pulau ini.Di sebelah barat daya Pulau Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah resor yang menawarkan penginapan unik berkonsep glamping dan tetap dekat dengan alam.

Terletak agak jauh dari jantung Gili Trawangan, La Cocoteraie Ecolodge bisa menjadi pilihan bagi turis yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda, yakni kombinasi antara kedamaian dan kenyamanan.Karena berada jauh dari pusat keramaian, resor ini masih dikelilingi pepohonan palem dan ladang. Banyak pula burung yang bercuit di pagi hari. Situasi itu makin mendukung konsep natural yang diusung La Cocoteraie.

La Cocoteraie memiliki total delapan kamar yang letaknya bersebelahan satu dengan lainnya. Resor ini juga dilengkapi restoran, kolam renang, kursi ayun dan kursi santai di area yang sama.

Pertama kali menginjak La Cocoteraie, saya disambut oleh seorang staf yang membawa peta Gili Trawangan berukuran besar, segelas minuman, dan magic towel (lap yang dikompres menyerupai koin kecil yang harus dibasahi agar mengembang).

Staf itu lantas menjelaskan kegiatan wisata dilakukan di Gili Trawangan, serta fasilitas apa saja yang ditawarkan oleh La Cocoteraie dalam menunjang aktivitas wisata di pulau cantik ini. Staf juga meminta tamu untuk mengisi formulir sarapan, sehingga keesokan paginya bisa dihidangkan tanpa harus memesan terlebih dahulu. Pilihan makanan vegetarian pun tersedia di menu sarapan tamu.

Rupanya, ini semua adalah prosedur yang wajib dilakukan oleh staf saat menyambut tamu yang datang. Setelah selesai dengan formulir sarapan dan segala keperluan check-in, saya langsung diantar ke sebuah kamar berukuran 30 meter persegi yang, sesuai konsep glamping, didominasi dengan unsur bambu dan kayu. Kamar ini tak beratap maupun berdinding, karena fungsi itu diganti dengan tenda yang lumayan tebal.

Kesan glamor terlihat dari lengkapnya peralatan kamar, mulai dari ranjang kayu berukuran Queen, lemari, AC, kipas angin, galon air minum, balkon privat hingga wifi yang koneksinya lumayan cepat. Belum lagi kamar mandi yang dilengkapi dengan air hangat, jubah mandi, peralatan mandi, sampai pengering rambut.

Meski telah ‘disenjatai’ dengan AC dan kipas angin di kamar, saya masih merasa gerah di siang hari. Pasalnya, sinar matahari di Gili Trawangan lumayan terik mulai pukul 09.00 hingga 14.00 waktu setempat.Hal itu mungkin menjadi salah satu kekurangan, terutama bagi turis asing yang tidak tahan dengan panasnya cuaca Indonesia dibandingkan negara asal mereka.

Namun, bisa jadi hal itu tak menjadi masalah bagi para tamu La Cocoteraie, karena mereka biasanya menghabiskan siang dan sore hari dengan berkeliling pulau dan berenang di pantai.Selain itu, di sore, malam dan pagi hari, dingin AC dan kipas angin lumayan terasa.

BERITA TERKAIT

Brewin Mesa Siap Operasikan Apartemen Mewah The Lana - Populerkan Konsep Dual-Key

Brewin Mesa Siap Operasikan Apartemen Mewah The Lana Populerkan Konsep Dual-Key NERACA  Jakarta – The Lana, proyek apartemen mewah yang…

Mengintip Resor Mewah David Beckham di Sumba

Pesepakbola legendaris dunia asal Inggris, David Beckham, nampaknya benar-benar menikmati liburan musim panas tahun ini. David Beckham dan keluarganya sudah…

Aktivitas Wisata di Gili Lawa Masih Disetop

Kepala Balai Taman Nasional (TN) Komodo Budi Kurniawan mengatakan proses suksesi alam (perbaikan ekosistem hutan secara alamiah) akan memulihkan kerusakan…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Destinasi Jelajah Gua di Gunungkidul

Bagi pecinta petualangan sekaligus sejarah dan keindahan alam, kegiatan menjelajahi gua paling tepat dijadikan agenda berlibur. Jika ingin menikmati keindahan…

Pulau-pulau Eksotis di Timur Indonesia

Selama ini Bali dan Lombok adalah dua nama pulau yang kerap menjadi pilihan wisatawan mancanegara untuk menghabiskan waktu berliburnya. Padahal…

Kemenpar Siap Kembangkan Ekowisata Hutan Gede Pangrango

Dalam siapkan ekowisata hutan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), salah satunya untuk pengelola Taman Nasional Gunung Gede…