UBS Nilai Prospek Pasar Indonesia Cerah

UBS Nilai Prospek Pasar Indonesia Cerah

Jakarta- UBS menilai prospek pasar Indonesia baik karena telah didukung situasi dan kondisi politik yang stabil. “Kami yakin secara keseluruhan keseluruhan prospek pasar Indonesia adalah baik, dengan didukung konsumsi domestik, iklim politik yang stabil dan perkembangan reformasi," kata Country Head of UBS Indonesia, Rajiv Louis, di Hotel Madarin Oriental, di Jakarta,1/3.

Rajiv menambahkan tingkat partisipasi asing cukup meningkat tajam. Klien-klien kami juga memiliki pendapat positif yang sama, yang terbukti dengan tingginya tingkat partisipasi peserta dari luar negeri,”tuturnya.

Diajang yang digelar setiap tahun ini, tahun 2011, UBS menerima kehadiran lebih dari 60 klien korporasi Indonesia dan 160 investor institusi dari Australasia, Eropa, dan Amerika Utara. Emiten yang hadir mewakili kapitalisasi pasar lebih dari USD 233 miliar (sekitar 70% dari kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia).

Tahun ini, kata Rajiv, UBS Indonesia Conference memiliki tujuan untuk membantu memfasilitasi perusahaan-perusahaan Indonesia dan investor-investor internasional dalam membangun kerjasama yang lebih erat. Institusi-institusi yang hadir akan mendapatkan akses langsung ke manajemen senior dan mendapatkan gambaran yang mendalam mengenai Indonesia sebagai tujuan investasi. “Perusahaan-perusahaan Indonesia tersebut juga akan berkesempatan untuk bertemu dengan para investor dan kemudian mengembangkan basis kepemilikan saham dari para investor mereka tersebut,”lanjutnya.

Rencananya, konferensi yang digelar selama tiga hari dari tanggal 1-3 maret ini, akan dihadiri oleh para manajemen senior dari sejumlah perusahaan pemimpin pasar seperti Astra International dan Bank BNI, serta perusahaan-perusahaan yang baru tercatat di bursa saham seperti Tower Bersam dan Borneo Lumbung.

Program UBS yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2007 ini, diharapkan mampu menawarkan kesempatan kepada investor-investor asing untuk memperoleh wawasan lapangan dan bertemu dengan manajemen perusahaan melalui pertemuan one-on-one, diskusi dan kunjungan ke lokasi. **Yazir

BERITA TERKAIT

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Honor 7A Resmi Masuk di Pasar Indonesia

Honor secara resmi memperkenalkan smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia. Kali ini, perusahaan asal Tiongkok itu memboyong Honor 7A yang ditujukan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Urbanisasi Bikin Produktivitas Pertanian Menurun

  NERACA   Jakarta - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan fenomena laju urbanisasi di Tanah Air mengakibatkan penurunan…

Bandara Soetta akan Bangun Terminal IV

    NERACA   Tangerang - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, akan membangun terminal IV untuk menambah kapasitas penumpang. “Saya…

Masih Ada Perusahaan Yang Belum Bayar THR

      NERACA   Jakarta – Meski hari raya lebaran idul fitri telah usai, namun masih ada perusahaan yang…