BCA bisa Kehilangan DPK 0,25%

NERACA

Jakarta—Penurunan BI rate pada angka 5,75% membuat sejumlah bank nasional terancam kehilangan dana pihak ketiga (DPK). Karena itu BCA juga memperkirakan ada penurunan DPK sekitar 0,25%.” "Industri yang berisiko besar sedangkan untuk DPK mungkin bisa turun 0,25% mengikuti BI rate," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiadmadja di Jakarta.

Lebih jauh Jahja melanjutkan, dilihat pertumbuhan kredit perbankan tahun 2011 lalu yang mencapai 27%. Apalagi angka ini sudah terlalu tinggi sehingga tingkat suku bunga pinjaman masih cukup atraktif. "Kalau lihat loan growth tahun lalu sudah sangat tinggi, industri mungkin sudah di atas 27% jadi artinya lending rate sudah cukup attractive bagi dunia usaha," lanjut dia.

Sebelumnya, pada Desember 2011, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga telah menurunkan suku bunga kreditnya sebesar 50 bps atau 0,5% mengikuti penurunan suku bunga acuan BI Rate. "Bunga kredit kami saat ini yang the lowest (yang paling rendah). Kami sudah menurunkan bunga kredit," ucapnya saat itu,

Jahja mengatakan, saat ini tingkat bunga kredit korporasi BCA adalah yang paling murah dibandingkan bank-bank lain yaitu sebesar 9%. "Bunga KPR (kredit kepemilikan rumah) kami juga yang termurah yaitu 7,5%," imbuh Jahja.

Permintaan KPR BCA, ujar Jahja, sangat tinggi yaitu naik 50% di September 2011 dibandingkan posisi di September 2010. "Sampai akhir tahun kami targetkan jumlah outstanding KPR bakal mencapai Rp 27 triliun," jelas Jahja. **cahyo

BERITA TERKAIT

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

Perusahaan Bisa Manfaatkan Pasar Modal - Danai Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta - Besarnya likuiditas di pasar modal, tentunya bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk mendanai ekspansi bisnisnya jangka panjang…

BCA Serahkan Beasiswa Di Universitas Mulawarman

    NERACA   Samarinda - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memberikan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan dan peningkatan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…