Garuda Rekrut 24 Pilot BIFA

NERACA

Jakarta---PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menambah sebanyak 24 pilot baru yang merupakan lulusan pilot yang mendapatkan pendidikan dari sekolah penerbang "Bali International Flight Academy" (BIFA). "Pilot-pilot yang baru diwisuda tersebut merupakan pilot Garuda angkatan kelima yang mendapatkan pendidikan di BIFA," kata Wakil Dirut Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto, di Jakarta, Rabu.

Lebih jauh Pujobroto menjelaskan, seluruh pilot angkatan kelima tersebut telah siap bergabung dengan Garuda Indonesia setelah menempuh waktu pendidikan serta pelatihan penerbangan selama 16 bulan untuk Private Pilot Licence (PPL), Commercial Pilot License (CPL) dan Instrument Rating.

Selanjutnya, kata Pujo lagi, para pilot tersebut juga akan mendapatkan pendidikan lanjutan selama enam bulan lagi untuk mendapatkan pendidikan "typerating" agar qualified dalam menerbangkan jenis pesawat yang akan mereka terbangkan nantinya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, kerja sama dengan BIFA sangat membantu pencapaian program ekspansi Garuda Indonesia khususnya dalam pemenuhan kebutuhan akan para penerbang. "Dengan pengembangan armada yang dilaksanakan hingga 2015 mendatang, perseroan akan merekrut sebanyak 400 pilot," ucap Emirsyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Lebih lanjut Emirsyah mengatakan, dalam merekrut pilot, perseroan akan bekerja sama dengan Bali International Flight Academy (BIFA) dan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug dan sekolah penerbang lainnya. "Para pilot angkatan pertama dan kedua telah bekerja menerbangkan pesawat–pesawat Garuda sebagai First Officer (FO), sementara angkatan ke tiga dan ke empat masih menjalani pendidikan typerating di Garuda Indonesia Training Center (GITC)," jelasnya.

Sedangkan Chairman BIFA, Robby Djohan mengatakan, kerja sama pelatihan para penerbangan dengan Garuda Indonesia telah berjalan sekitar tiga tahun dan telah menghasilkan lebih dari 100 pilot. "Kerja sama ini merupakan bentuk dukungan BIFA kepada maskapai nasional Indonesia," kata Robby Djohan.

Robby juga mengutarakan rasa bangganya karena telah menjadi bagian dalam program transformasi Garuda Indonesia, khususnya dalam mendukung Garuda Indonesia dalam merealisasikan visinya menjadi menjadi perusahaan penerbangan yang semakin kompetitif melalui program "Quantum Leap".

Dikatakan Robby, BIFA merupakan sekolah penerbang berstandar internasional yang menawarkan pendidikan untuk berkarir di bidang industry aviasi sebagai penerbang.

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki lebih dari 1.000 pilot yang sebagian besar merupakan pilot A 330 series dan Boeing 737-800 NG. Dengan pengembangan armada dan untuk memenuhi kebutuhan pilot hingga tahun 2015 mendatang, Garuda Indonesia akan merekrut sebanyak sekitar 400 pilot. **cahyo

BERITA TERKAIT

Garuda Cari Pinjaman Sebesar US$ 200 Juta - Danai Perawatan Pesawat

NERACA Tangerang - Danai penambahan belanja modal di 2018, PT Garuda Indonesia (Perseroa) Tbk (GIAA) berencana mencari pinjaman sebesar US$…

Garuda Cari Pinjaman US$ 200 Juta - Danai Ekspansi Bisnis 2018

NERACA Tangerang - Danai penambahan belanja modal di 2018, PT Garuda Indonesia (Perseroa) Tbk (GIAA) berencana mencari pinjaman sebesar US$…

Garuda Bidik Laba US$ 10 Juta di Kuartal IV

NERACA Jakarta – Terus melorotnya performance kinerja keuangan PT Garuda Indonesa (Persero) Tbk (GIAA) menjadi tamparan keras bagi maskapai plat…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

PII Dorong Pemda Manfaatkan Skema KPBU

  NERACA   Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) memanfaatkan skema Kerjasama Pemerintah dan…

IIF Dapat Kucuran Rp1 triliun dari JICA - Untuk Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menandatangani perjanjian pinjaman sebesar ¥ 8.000.000.000 atau sekitar Rp…

Pasar Tekstil Tanah Abang Melesu

  NERACA   Jakarta - Penjualan tekstil di Pasar Tanah Abang masih lesu, sehingga beberapa pedagang pakaian jadi pun terpaksa…