Lagi, Tito Sulistio Calonkan Dirut BEI

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengaku akan mencalonkan diri kembali untuk periode 2018-2021 menjelang akan berakhirnya masa bakti Direksi BEI 2015-2018.”Insya Allah, kalau masih dipercaya ya diterusin," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan bahwa dirinya telah mengajak sejumlah nama untuk masuk dalam paket direksi BEI periode mendatang, di antaranya Hasan Fawzi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta dua Direktur BEI saat ini yang masih menjabat, yakni Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya, dan Direktur Keuangan dan SDM Chaeruddin Berlian.”Saya juga memberi kesempatan Kepala Divisi BEI untuk ikut maju dalam paket direksi BEI, dari luar Bursa kita kasih secara fair,"ungkapnya.

Dia menuturkan, jadwal pencalonan direksi BEI yakni pada 3 April mendatang seluruh paket calon direksi akan mendaftarkan diri ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian, uji kelayakan dnan kepatutan (fit and propper test). Sementara itu beredar kabar di kalangan pelaku pasar modal yang juga telah membentuk paket pencalonan direksi BEI, yakni paket Laksono Widodo (Direktur Mandiri Sekuritas), dan paket Inarno Djajadi (Komisaris BEI).

Dalam peraturan OJK III.A.3 tentang persyaratan calon direktur bursa efek, disebutkan pencalonan dan pengajuan calon direktur bursa efek wajib dilakukan oleh kelompok anggota bursa efek dengan paling sedikit terdiri dari 10 anggota bursa efek, dengan persyaratan diantaranya 10 atau lebih anggota bursa efek itu telah melakukan transaksi efek secara bersama-sama paling kurang 10 persen dari total frekuensi dan nilai perdagangan efek di bursa efek selama 12 bulan terakhir sebelum pengajuan kepada OJK. Disebutkan juga, calon direktur bursa efek wajib diajukan kepada OJK oleh kelompok anggota bursa efek dalam satu kesatuan paket calon direktur bursa efek.

BERITA TERKAIT

BEI Tagih Penjelasan SOCI Soal Hasil PKPU

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menanti jawaban manajemen PT Soechi Lines Tbk (SOCI) terkait putusan Pengadilan…

BEI Belum Ubah Aturan Main Saham UMA

Meningkatnya tren saham yang mask dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau bergerak di luar kewajaran dan bisa disebut…

BEI Siapkan Dua Langkah Strategis - Tekan Kerugian Anggota Bursa

NERACA Jakarat – Naik turunnya kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) mempengaruhi investasi di pasar modal dan termasuk kinerja anggota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…