Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 9,28 Triliun

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal membagikan dividen sebesar Rp9,28 triliun kepada para pemegang saham atau 45% dari total laba sepanjang 2017 senilai Rp20,6 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pemegang saham menyepakati pembagian dividen sebesar Rp199,03 per lembar sahamnya. Jumlah dividen Mandiri itu naik dibandingkan 2016 yang dibagikan sebesar Rp6,21 triliun, meski dengan rasio yang setara yakni 45%.

Kata Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, rasio dividen yang cukup besar tersebut merupakan usulan perseroan. Disampaikannya, tidak ada permintaan dari pemerintah selaku pemegang saham mayoritas terkait besaran dividen.”Rasio dividen yang cukup besar 45 persen itu, murni usulan kami kepada para pemegang saham, karena melihat laba yang cukup besar pada 2017," ujarnya.

Dividen yang dibagikan Mandiri itu adalah 30% atau sebesar Rp6,19 triliun dari laba 2017, ditambah dividen spesial sebesar 15% atau Rp3,09 triliun. Dalam RUPST tersebut, Bank Mandiri juga mengangkat empat direktur baru yakni Panji Irawan, Donsuwan Simatupang, Agus Dwi Handaya dan Alexandra Askandar.

BERITA TERKAIT

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…

Persiapan Pertemuan IMF – World Bank Hampir Matang

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World…

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…