XL Klaim Dorong Ekonomi Daerah

NERACA

Jakarta---Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk mengatakan perluasan layanan seluler di 33 Provinsi di tanah air, termasuk di wilayah Maluku Utara telah mendorong perekonomian daerah. "Beroperasinya jaringan dan layanan XL di Maluku Utara, bagian dari komitmen XL yang sejak awal ikut serta mendorong roda perekonomian dan pembangunan daerah ini," kata Chief Operating Officer XL, Willem Lucas Timmermans di Jakarta,9/2

Menurut Lucas, merupakan tantangan bagi XL dapat menggelar jaringan infrastruktur dan menghadirkan layanan bagi masyarakat Maluku Utara yang tersebar di banyak pulau. Untuk sementara di wilayah ini dilayani oleh 12 Base Transceiver Station (BTS), terdiri atas 4 BTS di daerah Ternate yaitu di Jati, Sasa, Dufa-dufa dan Gamalama, 2 BTS di daerah Tidore yaitu di Ome dan Soasio, dan 6 BTS di daerah Halmahera yaitu Sofifi, Tobelo, Galela, Tiohua, Wasile Timur dan Wasile Tengah.

Lucas menjelaskan, kebutuhan komunikasi masyarakat Indonesia terus meningkat, sehingga manfaat layanan seluler pun semakin terasa dan nyata dalam mendorong roda perekonomian daerah. Pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku Utara telah dilakukan sejak November 2011, dengan demikian maka 33 provinsi di Indonesia terlayani oleh jaringan XL.

Wilayah operasi Maluku Utara akan berada di bawah kantor XL North Region, bersama dengan Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua. Hingga akhir 2011, XL North Region mencatat pertumbuhan pelanggan sekitar 29% dibanding tahun sebelumnya menjadi total 2,8 juta lebih pelanggan. Adapun total pelanggan XL pada 2011 secara nasional mencapai 46,4 juta nomor, dan diperkirakan akan mencapai sekitar 50 juta sampai dengan akhir tahun 2012. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pembenahan Modal Manusia Penting bagi Transformasi Ekonomi

Oleh: Satyagraha Indonesia saat ini sedang berjuang untuk meningkatkan produktivitas serta mendorong daya saing guna menghadapi tantangan dunia yang makin…

China Berhasil Kuasai Ekonomi Dunia Dalam Waktu Singkat

      NERACA   Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ahmad Helmy Fuady menunjukkan data bahwa Cina…

Rumah Subsidi Tidak Goyah Diterpa Badai Ekonomi

Rumah Subsidi Tidak Goyah Diterpa Badai Ekonomi NERACA Jakarta - Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan (Himperra) Endang…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Cukai Rokok Tetap, Minuman Alkohol Naik

  NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penyesuaian tarif cukai minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA) dan konsentrat…

PNBP Sektor Tambang Lampaui Target

      NERACA   Jakarta - Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA) memuji kinerja sektor pertambangan yang berperan atas realisasi Penerimaan…

Penampungan Limbah di Atas Sesar Gempa Rentan Rusak

      NERACA   Medan - Keandalan instalasi penampungan limbah terhadap resiko bencana gempa menjadi salah satu persoalan yang…