KOTA SUKABUMI - Sampai Saat ini Tidak Ada ASN Yang Terlibat Dalam Pilkada

KOTA SUKABUMI

Sampai Saat ini Tidak Ada ASN Yang Terlibat Dalam Pilkada

NERACA

Sukabumi - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung merupakan wujud dari model pengisian pejabat publik oleh masyarakat, sehingga akuntabilitasnya kepada pemilik kedaulatan menjadi lebih kongkrit. Pilkada secara langsung juga merupakan upaya membuat sistem pengisian pejabat politik menjadi konsisten, mulai dari presiden, kepala daerah sampai kepala desa.

"Namun demikian, yang harus menjadi perhatian kita selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah imbas jika terjadinya polarisasi masyarakat akibat dari dukungan kepada para pasangan calon. Untuk itu sebagai ASN, janganlah terlibat dalam proses itu, bersikaplah profesional sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan," ujar Plt Sekda Kota Sukabumi Saleh Makbullah usai membuka kegiatan sosialisasi pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Walikota Sukabumi 2018 disalah satu hotel kawasan Siliwangi, Rabu (21/3).

Sejauh ini lanjut Saleh, belum ada laporan pelanggaran ASN terkait Pilkada 2018. Kalaupun ada kata Saleh, sudah diselesaikan dengan panitia pengawas pemilu (panwaslu). Dan jika tidak selesai di Panwaslu baru akan ada laporan ke pemerintah melalui inspektorat dan Desk Pilkada."Sampai saat ini belum ada, dikatakan belum ada karena belum sampai meja hijau atau ranah hukum," jelas Saleh.

Apabila terbukti ada ASN yang melakukan pelanggaran Pilkada, lanjut Saleh, tentunya sesuai aturan yang ada sanksi dengan kategori ringan, sedang dan berat sampai pemecatan sudah menunggu."Ikut kampanye bersama dengan paslon dan mendukung mengeluarkan materi, itu sangat berat dan rentan. Pokoknya sampai sat ini belum ada laporan ke kami," tandasnya.

Makanya, lanjut Saleh, pihaknya melalui Desk Pilkada terus melakukan sosialisasi kepada ASN terkait aturan Pilkada 2018."Tetap berulang-ulang kami sosialisasi. Kali ini mengundang Kasubag Kepegawaian, bagian Umum dan Sekretaris Dinas untuk menyebarluaskan ke atasnya atau ASN lain di OPD masing-masing jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya.

Kegiatan ini juga lanjut Saleh, bertujuan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan menyangkut tahapan, jadwal dan program pemilihan, meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan netralitas ASN dalam Pilkada serentak 2018."Selain itu juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilih," pungkas Saleh.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan penandatangan pakta integritas terkait netralitas ASN pada Pilkada serentak ini oleh Plt. Sekretaris Daerah. Sesuai Surat Edaran Men Pan RB nomor B/17/M.SM.00.00/2017. Arya

BERITA TERKAIT

Kejagung Kaji Unsur Korupsi ASN Koruptor Terima Gaji

Kejagung Kaji Unsur Korupsi ASN Koruptor Terima Gaji NERACA Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengkaji adanya unsur korupsi terkait…

Realisasi Penyaluran KUR 70,9% - Sampai Agustus 2018

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat jumlah penyaluran KUR hingga 31 Agustus 2018 mencapai…

2 Hal Ini Jadi Tantangan Percepatan Infrastruktur di Indonesia

2 Hal Ini Jadi Tantangan Percepatan Infrastruktur di Indonesia NERACA Jakarta - Minat investor terhadap infrastruktur di Indonesia masih menghadapi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa NERACA Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance” atau “Perseroan”), hari…

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan - Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka NERACA Depok…

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…