Rabobank Targetkan Penyaluran Kredit Rp14 triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank Rabobank International Indonesia pada tahun anggaran 2018 menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit hingga Rp14 triliun untuk membantu pembiayaan pada sektor budidaya perikanan (aquacultur) dan pangan (agrikultur). "Untuk tahun ini kita tetap menargetkan pertumbuhan pada penyaluran kredit kita dan kalau tahun lalu itu sekitar Rp10 triliun, tahun ini meningkat hingga Rp14 triliun," ujar Direktur Utama Rabobank Indonesia, Jos Luhukay, seperti dikutip Antara, kemarin.

Ia mengatakan, ketahanan pangan dan perkebunan merupakan industri yang sangat potensial di Indonesia sesuai dengan arah tujuan strategis pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. Jos mengaku jika PT Bank Rabobank International Indonesia sebagai bank yang berfokus memberikan penyaluran pada pangan dan budidaya perikanan berupaya meningkatkan pertumbuhan penyaluran kredit hingga 40 persen tahun ini.

"Pada penyaluran kredit di tahun lalu itu sekitar Rp10 triliun lebih dan 66 persen penyalurannya terserap untuk sektor pangan dan pertanian. Tahun 2018 ini, kami optimistis mampu mencatat penyaluran kredit hingga Rp14 triliun," katanya. Jos mengatakan tahun ini pihaknyua akan fokus membidik sektor pertanian, budidaya perikanan, dan perdagangan karena melihat potensi sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini sangat besar.

Dalam penyaluran itu, pihaknya akan memaksimalkan kemitraannya yang sudah terjalin saat ini di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yakni koperasi simpan pinjam (KSP). "Kita di kawasan timur ini, hanya punya satu kantor dan daripada membangun kantor cabang, lebih baik kita maksimalkan kemitraan kami terhadap lima koperasi dan KSP ini," jelasnya.

Disebutkannya, untuk dapat meraih target tersebut pihaknya akan memperluas penyaluran kredit salah satunya dengan ikut serta dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kluster yang sedang digencarkan oleh pemerintah. "Porsi kredit untuk sektor agribisnis sendiri telah menyentuh 66 persen dari total penyaluran kredit secara keseluruhan," kata dia.

Selain itu, ia mengatakan Rabobank juga akan terus melakukan inovasi dalam menghadapi persaingan digitalisasi perbankan dan terus mengembangkan dan meningkatkan sistem internet banking maupun mobile banking, Rabobank akan segera menggaet salah satu e-Commerce nasional untuk dapat menperluas penyaluran kreditnya.

BERITA TERKAIT

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Indosat Anggarkan Capex Rp 8 Triliun - Perluas Jaringan Ke Luar Jawa

NERACA Bandar Lampung- Perluas jaringan ke luar pulau Jawa, PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo menganggarkan belanja modal atau…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

AXA Mandiri – Kemenkes Berdayakan Masyarakat Difabel

      NERACA   Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia…

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…