LinkedIn Dream Jobs Hadir Untuk Anak Muda Indonesia - Menghubungkan Dunia Kerja Pertama

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, secara resmi meluncurkan LinkedIn Dream Jobs di Indonesia untuk pertama kalinya. Program ini bertujuan untuk menghubungkan lulusan baru (fresh graduate) dan profesional muda yang penuh talenta dengan peluang karier yang unik dari delapan perusahaan multinasional dan nasional ternama, dan hanya tersedia secara eksklusif untuk diakses melalui LinkedIn.

Olivier Legrand, Managing Director, APAC, LinkedIn dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/3) mengatakan, sebagai salah satu kota yang paling terhubung di dunia, anak muda adalah penggerak ekonomi digital di Indonesia. “Kami sangat optimis bahwa LinkedIn Dream Jobs dapat membantu mereka terhubung ke peluang karier yang tepat di beberapa perusahaan internasional dan nasional terbaik,”ujarnya.

Menurutnya, program ini untuk jangka panjang dan berharap ini dapat dijadikan sebagai langkah awal karier bagi banyak anak muda Indonesia, guna mendukung perjalanan mereka dalam usaha mengembangkan karier di masa depan, seraya memperbaiki kehidupan mereka. Asia Tenggara, khususnya Indonesia, lanjutnya, merupakan wilayah yang masih relatif baru dalam ekosistem teknologi. Di samping memberikan kesempatan untuk memperluas koneksi dan mempelajari best practices, pihaknya percaya bahwa LinkedIn Dream Jobs dapat membantu bakat-bakat muda untuk memahami lingkungan dan budaya kerja, peran mereka pada masa mendatang, dan perusahaan lebih baik dengan memberikan pemahaman tentang kebutuhan perusahaan dan bisnis.

Asal tahu saja, lebih dari 65% orang Indonesia (usia di atas 18 tahun) merasa bahwa kesuksesan membutuhkan kolaborasi dengan komunitas untuk saling membantu, berdasarkan studi terbaru dari LinkedIn. Sekitar 80% mengaitkan kesuksesan dengan pilihan karier yang mereka buat, sementara 68% menyatakan bahwa orang-orang di sekitar mereka atau komunitas mereka sebagai pendukung utama dalam perjalanan menemukan makna sukses dan mencapainya.

Data juga menunjukkan bahwa profesional yang lebih berpengalaman mengingat pekerjaan pertama mereka dan bahwa fase awal dalam kehidupan tersebut membentuk sikap dan pola pikir mereka dalam perjalanan menemukan dan mencapai sukses.”Saya mendorong para profesional muda untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan panggilan mereka, yaitu pekerjaan yang mereka ingin asosiasikan dengan diri mereka. Memiliki sikap dan pola pikir yang benar terhadap pekerjaan pertama akan membuka jalan menuju perjalanan dan pembelajaran sepanjang karier, membantu mereka untuk menemukan makna sukses dan meraihnya,” Jaroslav Gaisler, Chief Executive Officer at Home Credit Indonesia.

BERITA TERKAIT

Mencari Solusi untuk Masa Depan Bank Muamalat

Oleh: Satyagraha Beberapa waktu lalu, Bank Muamalat, yang saat ini merupakan bank syariah tertua di Indonesia, diterpa oleh isu kekurangan…

Menhub Pastikan Bandara Kertajati Bisa Digunakan untuk Mudik

      NERACA   Majalengka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan akan melakukan "soft opening" Bandara Kertajati…

Dishub Sukabumi Diganjar Rp13 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan - Tahun Ini

Dishub Sukabumi Diganjar Rp13 Miliar Untuk Infrastruktur Jalan Tahun Ini NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mendapatkan anggaran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Indosat Oversubscribed 1,5 Kali

NERACA Jakarta –Penawaran obligasi yang dirilis PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo direspon pasar cukup positif yang ditandai dengan…

Taspen Tingkatkan Porsi RDPT Jadi 20%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Taspen (Persero) mulai meningkatkan porsi investasi di sektor pasar modal melalui reksa dana penyertaan…

Laba Lippo Karawaci Terkoreksi 30,39%

NERACA Jakarta - Lesunya bisnis properti di 2017, memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana emiten…