Indofood Refinancing Dengan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berencana menerbitkan surat utang baru senilai Rp 2 triliun. Obligasi ini untuk refinancing obligasi sebelumnya tahun 2007 sebesar Rp 1,964 triliun yang jatuh tempo.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di Jakarta, Kamis (9/2). Obligasi ini mendapat peringkat idAA+. Obligasi IV akan jatuh tempo 15 Mei 2012.

Rencananya Indofood akan menerbitkan obligasi maksimum senilai Rp 2 triliun pada triwulan II-2012. Obligasi tersebut akan digunakan untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo di Mei."Perseroan berencana menerbitkan obligasi Rp 2 triliun," kata Pefindo.

Pada 30 September 2011 INDF memiliki kas dan setara kas senilai Rp 12,3 triliun, serta total fasilitas kredit yang belum digunakan senilai lebih dari Rp 8,5 triliun. INDF merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia. Perseroan memiliki empat bidang usaha strategi yaitu produk konsumen bermerek, bogasari, agribisnis dan distribusi.

CAB Holdings Ltd merupakan pemegang saham utama INDF dengan kepemilikan saham sebesar 50,07%. (bani)

BERITA TERKAIT

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

Tower Bersama Bangun 1000 Menara di Luar Jawa - Siapkan Capex Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) tahun ini menargetkan dapat membangun sekitar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laju IHSG Sepekan Kemarin Menguat 1,32%

NERACA Jakarta – Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami kenaikan 1,32% ke posisi 6.591,58 poin dari 6.505,52…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

IHSG Konsolidasi Menunggu Laporan Keuangan

Analis pasar modal menilai bahwa pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak konsolidasi mengantisipasi…