Jaya Ancol Bidik Lahan Surabaya dan Medan - Bangun Wisata Baru

Neraca

Jakarta – Persaingan sengit industri pariwisata, memaksa PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) untuk ekspansi di luar Ancol Jakarta Utara. Hal ini dilakukan juga untuk mendongkrak pendapatan di tahun 2012.

Direktur Utama PJAA Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk ekspansi ini perseroan tengah menjajaki sejumlah lahan di Surabaya, Medan, dan Jakarta seluas 100 hektar-200 hektar. “Ekspansi lahan tersebut merupakan diversifikasi market, harga dan alternatif produk yang dikembangkan perseroan, “katanya di Jakarta, Kamis (9/2).

Produk yang akan dikembangkan itu merupakan properti untuk kelas menengah dan untuk kepentingan itu, perseroan telah menyiapkan dana sekitar Rp100 miliar yang berasal dari internal dan eksternal.

Selain itu, perseroan juga menjajaki kerja sama dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk mengembangkan theme park dengan konsep taman lalu lintas di pinggir tol Cipularang di KM88. Luas lahan yang dipersiapkan sekitar 33 hektare dan perseroan menyumbang dana sebesar Rp50 miliar.

Kemudian ditahun 2011, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memperkirakan pendapatan akan tercapai sebesar Rp1 triliun. Selain itu, earning after tax diperkirakan bisa mencapai Rp165 miliar pada tahun yang sama. "Earning after tax diperkirakan sebesar Rp165 miliar dan pendapatan sekitar Rp1 triliun,”kata Budi Karya.

Selanjutnya untuk pendapatan tahun 2012, perseroan menargetkan sebesar Rp1,15 triliun. Rencananya, perseroan akan mengembangkan beberapa wahana dan lokasi meeting, incentive, conference, dan exhibiton (MICE) dengan kapasitas ribuan orang pada tahun ini. Untuk aksi korporasi ini, Ancol menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp900 miliar.

Belanja Modal

Asal tahu saja, ditahun ini, Pembangunan Jaya Ancol menganggarkan belanja modal sebesar Rp974,42 miliar. Belanja modal tersebut naik 50,8% dari Rp646,04 miliar pada 2011 menjadi Rp974,42 miliar pada 2012. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk bisnis pariwisata sebesar Rp339,65 miliar, properti sebesar Rp431,87 miliar, dan lainnya sebesar Rp202,89 miliar.

Perseroan juga mengembangkan investasi produk properti periode 2012-2015. Proyek properti yang akan dikembangkan antara lain Northland Ancol Residence, pengembangan area pantai carnaval, townhouse timur Diamond, apartment Carnaval, dan pengembangan The Coastal Ancol Barat. Proyek Northland Ancol Residence tersebut dibangun di luas lahan 4.536.00m2 dengan total bangunan 65.250.80m2.

Jumlah lantai residence tersebut ada 38 lantai dengan jumlah unit 806 unit. Harga jual residence tersebut berkisar Rp188,50 juta-Rp536,50 juta. Selain itu, perseroan juga membangun townhouse timur Diamond dengan luas total daerah perencanaan 11.253m2 (1,2 hektar) di mana akan dibangun 24 unit rumah dan 12 unit ruko. Harga jual rumah tersebut di kisaran Rp4 miliar rumah dan harga jual ruko Rp3,15 miliar.

Perseroan juga membangun apartment carnival di luas lahan sebesar 11.253 m2 (1,2 hektar). Adapun perseroan akan membangun tower middle up dengan jumlah unit ada 300 unit dan tower upper middle dengan jumlah 300 unit.

Selain itu, perseroan mengembangkan the coastal dengan luas total perencanaan 38.600 m2 di mana perseroan akan membangun tower middle up dengan 30 lantai di mana ada 600 unit dan tower upper middle dengan jumlah unit 220 unit. Perseroan pun mengembangkan area pantai carnival. (Bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Bukalapak Rilis Tujuh Produk Reksa Dana Baru

NERACA Jakarta - Melihat tingginya minat investor terhadap produk reksa dana yang tersedia di BukaReksa, kini Bukalapak kembali menghadirkan tujuh…

Lagi, IHSG Catatkan Rekor Baru 6.113 Poin

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencatatkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…