Petrosea Catatkan Laba US$ 8,23 Juta

PT Petrosea Tbk (PTRO) mencetak laba US$ 8,23 juta. Padahal selama tahun 2016, PTRO mencatat kerugian hingga US$ 7,93 juta. Penyebab utama berhasilnya PTRO bisa lepas dari jerat rugi ialah lantaran anak usahanya, PT Santan Batubara yang 50% sahamnya dimiliki oleh PTRO, berhasil menekan kerugian sebanyak 78,58% year on year (yoy) dari US$ 2,21 juta di tahun 2016 menjadi hanya US$ 473.000 tahun lalu.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan pula pendapatan PTRO juga berhasil naik menjadi US$ 259,87 juta. Jumlah ini meningkat 24,12% yoy dari sebelumnya US$ 209,37 juta. PTRO juga menekan beban bunga 3,36% menjadi US$ 9,19 juta dan beban pajak final sebesar 15,18% menjadi US$ 2,23 juta.

Di sisi lain, PTRO juga berhasil memperoleh keuntungan lain-lain sebesar US$ 143.000 yang didapat dari pemulihan persediaan usang, keuntungan kurs, serta dari berkurangnya denda pajak selama tahun lalu. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 112 juta atau naik 22% dari tahun lalu sebesar US$ 92 juta. “Capex tahun ini lebih besar dari 2017 karena akan banyak kontrak penambangan yang dilakukan anak usaha,”kata Azis Armand, Direktur INDY yang juga menjabat sebagai Komisaris PTRO.

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Ramayana Catatkan Penjualan Tumbuh 3,9% - Berkah Ramadan dan Semarak Lebaran

NERACA Jakarta – Di paruh pertama tahun ini, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 3,9% atau…

Petani Tertipu Importir Bawang Putih - Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit

Petani Tertipu Importir Bawang Putih Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit NERACA Jakarta - Kelompok tani di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…