Semen Padang Targetkan Laba Rp 600 Miliar

Meskipun saat ini industri semen tengah mengalami over suplai, namun hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi PT Semen Padang untuk mematok target bisnis lebih agresif lagi. Perseroan tahun ini menargetkan laba sebesar Rp600 miliar.

Maka guna memenuhi target tersebut, perseroan melakukan sejumlah inovasi dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan menghadapi semakin kuatnya persaingan pasar semen tanah air.”Kami akan terus menciptakan inovasi dan meningkatkan efisiensi, yang terbaru saat ini sedang dirancang teknologi yang menghasilkan semen lebih cepat kering sehingga masa konstruksi lebih cepat," kata Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri di Padang, Senin (19/3).

Menurutnya, sebagai perusahaan yang usianya lebih satu abad tentunya pengalaman yang dimiliki kian banyak dan membuat lebih siap menghadapi persaingan.”Memang saat ini persaingan industri semen cukup mengerikan, Indonesia kelebihan produksi hingga 35 juta ton, hal ini membuat kami terus berpikir menciptakan inovasi baru," jelasnya.

Dia mengatakan, kalau untuk kualitas dan teknologi, Semen Padang tidak diragukan namun masyarakat juga ingin harga yang lebih murah dan kami berusaha mencari jalan tengah. Untuk efisiensi, dia menyebutkan, produksi di pabrik Indarung II, III, IV, V dan VI perlu dilakukan peningkatan agar lebih optimal.”Kalau pabrik Indarung VI sudah menggunakan teknologi yang lebih efisien karena dapat menggunakan bahan bakar berupa batu bara yang kalori rendah," tambahnya.

Dia menyampaikan, salah satu peluang yang diambil perusahaan adalah pembangunan jalan tol lintas Sumatera dengan menggunakan bahan baku berupa Semen Padang. Yosviandri mengemukakan, warga Sumbar patut bangga karena satu-satunya BUMN di provinsi ini yang usianya mencapai 108 tahun hanya Semen Padang.”Kami mengucapkan terima kasih kepada pendiri dan masyarakat lingkungan tempat bahan baku semen diambil, semoga Semen Padang tetap menjadi tulang punggung ekonomi Sumbar," ujarnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Shinhan AM Siapkan RDPT Untuk Pasar Korsel - Targetkan Dana Kelola Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Guna memenuhi target dana kelolaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun, PT Shinhan Asset Management…

Bank Sumut Salurkan KUR Rp490 Miliar

    NERACA   Medan - Bank Sumut sudah menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Ro490 miliar dari target…

Dyandra Lepas Hotel Santika Rp 63,1 Miliar - Tingkat Okupansi Anjlok

NERACA Jakarta - PT Dyandra Media Internasional Tbk (DYAN) mengalihkan beberapa penginapan milik anak usahanya senilai Rp63,1 miliar kepada PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…