Butuh Modal, Erajaya Gelar Private Placement

Dalam rangka perkuat permodalan, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 290 juta saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan cara private placement. Perusahaan akan meminta persetujuan pemegang saham pada 23 April 2018 untuk memuluskan aksi korporasi tersebut. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dengan asumsi seluruh saham baru yang direncanakan dapat diterbitkan, maka nantinya pemegang saham perusahaan akan terkena dilusi persentase kepemilikan sebanyak-banyaknya 9,09%. Private placement dilakukan sebagai tambahan modal untuk melakukan ekspansi usaha dan menggarap bisnis baru yang bergerak di layanan pinjam meminjam berbasis IT.

Perseroan memperoleh tambahan dana dalam bentuk penyetoran modal yang dapat digunakan untuk membiayai rencana kegiatan usaha tanpa terbebani biaya bunga, dan penerbitan saham baru diharapkan akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan. Berdasarkan harga penutupan saham ERAA selama 25 hari bursa berturut-turut sejak 8 Februari hingga 15 Maret 2018, sehingga sekurang-kurangnya harga pelaksanaan di level Rp 1.054 per saham.

Nantinya dengan aksi korporasi ini jumlah kas dan setara kas perusahaan akan meningkat sebanyak-banyaknya 49,74% dari Rp 614,54 miliar menjadi sebanyak-banyaknya Rp 920,2 miliar. Dari sisi aset perusahaan akan meningkat 4,12% dari Desember 2016 tercatat Rp 7,42 triliun menjadi sebanyak-banyaknya Rp 7,73 triliun. Sedangkan jumlah ekuitas meningkat maksimal 8,97% dari Desember 2016 sebesar Rp 3,41 triliun menjadi sebanyak-banaknya Rp 3,71 triliun.

Hasan Aula, CEO Erajaya Group pernah bilang, perseroan tahun ini akan membuka toko cukup banyak dibandingkan target tahun lalu penambahan 60 gerai baru. Sama seperti tahun lalu, perseroan akan memperluas pasar hingga ke kota-kota kecil di luar Jabodetabek. “Tidak hanya di Jabodetabek, tetapi kota-kota kabupaten dan kota-kota yang jauh dari Jakarta,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

Butuh Kenyamanan, Hidupkan Lagi KRL Ekspres

Kami sudah 20 tahun naik KRL Commuterline, ternyata sampai sekarang masih amburadul kondisinya. Faktanya setiap hari kepadatan KRL sudah di…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…