Reliance Bidik Dana Rp 210 Miliar dari DIRE

PT Reliance Manajer Investasi akan segera meluncurkan produk reksa dana alternatif berbentuk dana investasi real estat (DIRE). Dengan produk alternatif ini, perseroan mengincar dana senilai Rp210 miliar. “Jenis properti yang akan dimasuki oleh perseroan adalah dua tower apartemen yang berada di kawasan Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat. Pengembang dari proyek tersebut adalah PT Multi Artha Griya,”kata Direktur Utama PT Reliance Manajer Investasi, Edwin Teintang di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pihaknya sudah mendapatkan izin efektif untuk DIRE dan akan diterbitkan dalam satu atau dua bulan. Nantinya investor bisa masuk dengan dana minimal Rp 1 juta. Saat ini, perseroan masih melakukan proses dokumentasi. Kata Edwin, proses atau tahapan yang dijalani untuk menerbitkan DIRE ini berbeda dan jauh lebih rumit dibandingkan tahapan dalam menerbitkan reksa dana biasa.

Edwin optimistis produk ini akan diminati oleh masyarakat. Apalagi, sebagian besar investor di Indonesia masih menjadikan properti sebagai sektor yang paling menjanjikan untuk dimasuki. Selain itu, posisi apartemen juga cukup strategis. Dengan adanya produk ini, perseroan optimistis dana kelolaan alias asset under management akan meningkat signifikan pada penghujung tahun ini. Per Februari lalu, AUM Reliance tercatat senilai Rp200 miliar dan ditargetkan bisa mencapai Rp650 miliar pada akhir tahun.”Kami memang belum lama, jadi pelan-pelan. Yang jelas DIRE ini akan membantu kami untuk meningkatkan dana kelolaan," imbuhnya.

Selain dengan DIRE, perseroan juga akan memperbesar nasabah di sektor dana pensiun asuransi karena cukup menjanjikan. Apalagi, perusahaan ini juga memiliki saudara yang bergerak di sektor asuransi yakni PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia. Dari sisi porsi investor, nasabah institusi masih mendominasi pasar Reliance Manajer Investasi yang mencapai 90%. Adpun dari sisi portofolio paling besar ditempatkan pada instrumen obligasi yang sejauh ini mencapai 40%-50% dari total dana kelolaan.

BERITA TERKAIT

HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar - Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Industri Tekstil Indonesia Bidik Ekspor Senilai US$14 Miliar - Sepanjang 2018

NERACA Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan devisa dari ekspor…

Sinarmas AM Targetkan Dana Kelola Rp 500 Miliar - Terbitkan Produk ETF Pertama

NERACA Jakarta – Ramaikan produk Exchanged Traded Fund (ETF) di pasar modal, PT Sinarmas Asset Management menerbitkan reksa dana indeks…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…