KPK Akan Gelar Pembekalan Pilkada Berintegritas

KPK Akan Gelar Pembekalan Pilkada Berintegritas

NERACA

Kupang - Komisi Pemberantasan Koruspsi (KPK) akan menggelar program pembekalan 'Pilkada Berintegritas' di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyambut pilkada serentak 2018 di daerah setempat.

"Pembekalan 'Pilkada Berintegritas' ini akan digelar pada 3 Mei 2018 diperuntukkan kepada 86 calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada di NTT," kata Deputi Bidang Pencegahan KPK RI David Sepriwasa di Kupang, Selasa (13/3).

Ia mengatakan, program pembekalan itu diberikan kepada para calon kepala daerah baik yang berturung untuk pemilihan gubernur-wakil gubernur maupun bupati-wakil bupati agar dapat mengelola pemerintahan secara baik dan efektif ketika terpilih. Selain itu, lanjut dia, agar kepala daerah terpilih juga tidak enggan dalam menjalankan roda pemerintahannya, terutama terkait pengelolaan proyek-proyek pembangunan di daerah."Ini penting agar para kepala daerah terhindar dari kasus-kasus korupsi seperti yang marak terjadi di tanah air," kata dia.

Untuk itu, lanjut dia, pembekalan tersebut akan menghadirkan pembicara dari berbagai instansi terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, KPK, Polda maupun Kejaksaan Tinggi NTT. Ia menjelaskan, pelksanaan pembekalan 'Pilkada Berintegritas' yang digelar sehari itu akan dilanjutkan dengan deklarasi laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) para calon kepala daerah yang bertarung dalam Pilkada 2018.

"Deklarasi ini sebagai komitmen transparansi setiap kepala daerah terhadap harta kekayaan yang dimilikinya sehingga tidak menimbulkan kecurigaan publik atau masyarakatnya," kata dia.

David mengatakan, KPK telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat dan sudah mengeluarkan surat edaran ke KPU di daerah untuk ditindaklanjuti dengan mendorong para pasangan calon untuk mengikuti kegiatan dimaksud.

"Mengingat pentingnya kegiatan ini, kami juga sudah bersurat ke dewan pimpinan partai partai politik yang mengusung para pasangan calon kepala daerah terkait hal tersebut untuk hadir mengikuti pembekalan," ujar dia.

Pilkada serentak di NTT akan digelar pada 27 Juni 2018 untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan menggantikan masa kepemimpinan Gubernur Frans Lebu Raya bersama wakilnya Alexander Benny Litelnoni yang akan berkhir pada Juli 2018.

Selain itu, bersamaan dengan pemilihan bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten di antaranya, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao. Ant

BERITA TERKAIT

PLN: KPK Harus Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah

PLN: KPK Harus Kedepankan Azas Praduga Tak Bersalah NERACA Jakarta - Direksi PT PLN (Persero) menegaskan bahwa perusahaan menghormati proses…

CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

CIMB Niaga Gelar Customer Gathering

      NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyelenggarakan customer gathering bersama nasabah dan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Mahfud MD: Kasus BLBI Sudah Selesai Secara Hukum

Mahfud MD: Kasus BLBI Sudah Selesai Secara Hukum NERACA Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD menilai pengungkapan kembali…

Berhasil Tingkatkan Produksi Lapangan Tua, Pertamina Layak Kelola Blok Rokan

Berhasil Tingkatkan Produksi Lapangan Tua, Pertamina Layak Kelola Blok Rokan NERACA Jakarta - Pertamina telah membuktikan kemampuan meningkatkan produksi lapangan…

Petani Tertipu Importir Bawang Putih - Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit

Petani Tertipu Importir Bawang Putih Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit NERACA Jakarta - Kelompok tani di…