WIKA Kembangkan Bisnis di Afghanistan

NERACA

Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) siap mengembangkan bisnis ke Afghanistan untuk berpartisipasi dalam membangun proyek infrastruktur di negara tersebut.”Selain bermanfaat bagi hubungan bilateral Indonesia dan Afghanistan, prospek pembangunan infrastruktur di Afghanistan juga akan mampu memberikan manfaat bagi perseroan," kata Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (13/3).

Keyakinan Bintang bahwa WIKA siap masuk ke Afghanistan setelah menerima delegasi bisnis Afghanistan pada Senin (12/3) kiemarin. Dalam kunjungan itu delegasi bisnis Afghanistan dipimpin oleh Director General of First Political Division, Ministry of Foreign Affair Islamic Republic of Afghanistan Musa Arefi, yang didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Afghanistan Arief Rachman MD.

Pada pertemuan tersebut WIKA dan perusahaan konstruksi Afghanistan Haji Khalil Construction Ltd. menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengerjaan proyek infrastruktur di Afghanistan, antara General Manager Departemen Luar Negeri Wika Yulianto dengan Presiden Direktur Haji Khalil Construction Ltd. Khalil Samar Gul.

Bintang Perbowo mengungkapkan, pertemuan tersebut membuka peluang bagi WIKA sebagai BUMN Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Afghanistan. Dirinya menjelaskan, Wika merupakan satu-satunya BUMN Karya yang memiliki bisnis luar negeri dengan menghasilkan laba tanpa membawa kerugian.

WIKA juga telah dipercaya membangun berbagai proyek infrastruktur di Aljazair, Dubai - Uni Emirat Arab, Jeddah - Kerajaan Saudi Arabia, Malaysia, Myanmar hingga Brunei Darussalam dan Timor Leste. Ke depan, perseroan mulai mempelajari berbagai proyek potensial terutama di bidang infrastruktur dan perumahan yang pembangunanya menggunakan dana dari pemerintah Afghanistan.

Sementara itu, Director General of First Political Division, Ministry of Foreign Affair Islamic Republic of Afghanistan, Musa Arefi mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk saling mengenal antara Wika dengan Afghanistan dan perusahaan asal Afghanistan.”WIKA memiliki kapasitas dan pengalaman sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Afghanistan," kata Musa.

Sebagai catatan, pada akhir Januari 2017 Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan membuka peluang kerja sama bilateral antar kedua negara, meskipun kondisi negara itu kurang kondusif terkait keamanan. Selanjutnya, Wapres Jusuf Kalla juga berkunjung ke Afghanistan dalam misi menggaungkan perdamaian di kawasan itu.

BERITA TERKAIT

Kembangkan Bisnis Alat Kesehatan - Indofarma Gandeng Kerjasama Fors Fortis Medika

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis sebagai produsen alat-alat kesehatan, PT Indofarma Tbk (INAF) menggandeng kerjasama Fors Fortis Merdeka (FF…

Kembangkan Inftastruktur dan SDM - Rifan Financindo Bidik Transaksi 1,5 Juta Lot

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan performance kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Rifan Financindo Berjangka…

Menjaga Pertumbuhan Bisnis - Setelah Gojek, BIRD Terbuka Berkolaborasi

NERACA Jakarta –Menjaga eksistensi PT Blue Bird Tbk (BIRD) ditengah ketatnya persaingan bisnis transportasi onlinel, maka kolaborsai menjadi pilihan yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…