Pegadaian Rilis MTN Syariah Rp 50 Miliar

Perkuat modal, PT Pegadaian (Persero) menerbitkan medium term notes berbasis syariah sebesar Rp50 miliar, pada 13 Maret 2018. Berdasarkan publikasi manajemen dalam Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, kemarin disebutkan, MTN syariah ini akan jatuh tempo pada 13 Maret 2021, dengan tenor pembayaran bunga setiap tiga bulan sekali.

Pembayaran bunga pertama MTN Syariah Mudharabah Pegadaian I tahun 2018 seri B akan dilakukan pada 13 Juni 2018, dengan bunga mengambang. Pada 2018, Pegadaian menargetkan pendapatan sebesar Rp12,5 triliun atau meningkat sekitar Rp1,7 triliun, dibandingkan pendapatan tahun lalu yang diperkirakan Rp10,77 triliun.

Untuk menopang kinerja tersebut, Pegadaian akan menambah 2 juta nasabah tahun depan menjadi 11,5 juta nasabah serta meningkatkan jumlah nasabah dari segmen mikro. Selain itu, Pegadaian menerapkan beberapa strategi a.l mengoptimalkan digitalisasi business process, standardisasi outlet, revitalisasi gudang, dan logistik. Dengan demikian, total omzet diperkirakan dapat mencapai Rp143,9 triliun sepanjang tahun ini.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik pendapatan usaha sebesar Rp 12,5 triliun atau tumbuh 16,82% dibandingkan target hingga akhir tahun ini sebesar Rp10,7 triliun. Direktur Utama Pegadaian, Sunarso optimistis kinerja pada tahun 2018 semakin membaik, sejalan dengan prospek ekonomi nasional yang diperkirakan tumbuh 5,4%. Di sisi lain perseroan masih mampu mengusai 95% pasar gadai di Indonesia.”Kami tetap optimistis menjadi pemimpin pasar gadai di tengah makin ketatnya persaingan di industri keuangan, khususnya persaingan pada industri pergadaian," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Jamkrindo Syariah Kuasai Pasar Penjaminan Syariah

      NERACA   Jakarta – PT Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Syariah mencatatkan kinerja yang cukup mentereng.…

CIMB Niaga Syariah Dukung Pembangunan RS Hasyim Asyari

      NERACA   Jombang - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menyalurkan…

BNI SYARIAH INTERNATIONAL ISLAMIC EXPO 2018

kiri ke kanan. Chairman Alia Convex Joko Asmoro, Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Korporasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…