BNI Kelola Keuangan AP II

NERACA

Jakarta--- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) lakukan kerjasama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) guna mengoptimalkan layanan jasa perbankan dan layanan cash management meliputi pengelolaan rekening terpusat, penjemputan uang, dan BNI virtual account. "Peningkatan kerja sama antara BNI sebagai institusi perbankan dan PT AP II menjadi komitmen bersama untuk membentuk sinergi masing-masing," kata Direktur Bisnis Banking BNI Krisna Suparto di Jakarta,9/2

Penandatangan perjanjian kerja sama integrated cash management service dilakukan oleh Direktur Bisnis Banking BNI Krisna Suparto dan Direktur Keuangan AP II Laurensius Manurung hari ini. “Layanan cash management ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan keuangan PT Angkasa Pura II,” tambahnya

Selain kerja sama layanan cash management, kata Krisna, ada juga pemberian fasilitas pinjaman penerbitan kartu pegawai elektronik, layanan deposito, giro dan tabungan, pembayaran gaji pegawai, pemberian kredit konsumen, pengelolaan lembaga pensiun, dan kerja sama layanan produk dan jasa perbankan lainnya.

Lebih jauh Krisana mengakui BNI juga siap memberikan fasilitas kredit untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expediture/capex) dari PT Angkasa Pura II. Pada 2012 ini, Angkasa Pura II membutuhkan belanja modal sekitar Rp15 triliun. Dari kebutuhan tersebut, 70% akan berasal dari eksternal.

Menurut Krishna, kebutuhan modal ini akan berasal dari pembiayaan sindikasi dengan Bank Mandiri dan BRI. BNI mengaku ingin memberikan sepertiga atau dari total kebutuhan dana tersebut. "Kita mau porsi yang besar dan ini sindikasi. Mereka kan dari internal 30% dan 70% eksternal kira-kira Rp9,1 triliun. Barangkali kita sepertiga dengan Mandiri dan BRI. Tapi kalau butuh lebih kita bisa juga," paparnya

Direktur Keuangan AP II Laurensius Manurung mengaku membutuhkan dana sebesar Rp15 triliun hingga 2015 di mana Rp13 triliun diantaranya digunakan untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta dan sisanya untuk perluasan 11 bandara sisanya yang dikelola perusahaan di kawasan Indonesia barat. "Dana Rp15 triliun diharapkan mampu membiayai 12 bandar udara pada 2012-2015," ujarnya. **bari

BERITA TERKAIT

Istri Nelayan Diberdayakan Lewat Edukasi Keuangan - Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF)…

Sequis Life Ingatkan Pentingnya Investasi Sejak Dini - Gelar Edukasi Keuangan Milenial

NERACA Jakarta - Sequis, perusahaan asuransi yang mendukung literasi keuangan terutama bagi generasi muda, belum lama ini menyelenggarakan Sequis Talk untuk…

Pengembangan Bisnis dan Literasi Keuangan Milenial

Pengembangan Bisnis dan Literasi Keuangan Milenial Jakarta - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya literasi keuangan saat ini masih rendah, terutama…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Kedepankan Kepentingan Nasional - Penerapan Basel III

      NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan kerangka Basel III akan diterapkan dengan…

BI Paparkan 4 Tantangan Generasi Muda - Gelar GenBI Leadership Camp 2017

      NERACA   Bogor – Bank Indonesia (BI) mencatat ada empat tantangan utama yang harus disikapi oleh generasi…

Sequis Mencatat Kinerja Keuangan Positif di Kuartal III/2017

  NERACA   Jakarta - Director & Chief Agency Officer PT Asuransi Jiwa Sequis Life Edisjah menjelaskan, Sequis Life kembali…