Litemax Targetkan Penjualan US$500 Ribu - Jajal Pasar Indonesia

NERACA

Jakarta - Perkembangan teknologi yang cukup pesat telah melahirkan alat komunikasi digital yang sekarang ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk menyampaikan suatu informasi. Apalagi, dengan banyaknya produk-produk inovatif yang ditawarkan oleh sejumlah produsen dunia, membuat penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah.

Salah satu perusahaan yang memproduksi alat komunikasi digital tersebut yakni Litemax Electronics Inc yang berbasis di New Taipei City, Taiwan, dengan produk unggulannya yakni Side-by-side Smart Digital Signage System (papan informasi digital) seri Spanpixel, yang dapat dipergunakan dalam industri transportasi.

Marketing Representative Litemax Electronics Inc Zon Cheng menyatakan, bahwa setelah melewati tahap penelitian dan pengembangan yang panjang, produk-produk digital signage dari Litemax telah mengkombinasikan high brightness resizing LCD display dengan sistem komputerisasi dunia industri. Selain itu, produk digital signage seri Spanpixel dari Litemax hanya membutuhkan ruang yang lebih kecil untuk pemasangan sistem dan lebih banyak ruang untuk penggunaan umum.

Beberapa fitur canggih yang disematkan pada digital signage produksi Litemax ini antara lain yakni resizing display dengan aspect ratio 16:2.2 (patent technology), sunlight readable atau high brightness hingga 1,000 nits (untuk outdoor), resolusi 3840 x 536 (menjadikannya sebagai LCD display beresolusi tinggi), MaxRGB NTSC 95 persen (tampilan layar yang lebih colorful dibandingkan dengan produk lain), perluasan sudut pandang monitor hingga 178 derajat secara horisontal dan vertikal, BL MTBF 100.000 hours (umur produk yang panjang), serta Intel CPU / Windows O/S inside.

“Untuk aplikasi-aplikasi yang berbeda dalam sistem transportasi publik, mulai dari platform sampai cabin inside, Litemax dapat menyediakan lebih dari ratusan LCD displays dari seri Spanpixel. Sehingga tidak ada produk unggulan utama. Hanya display atau sistem yang paling memenuhi syarat dalam tempat yang tepat,” kata Zon Cheng, seperti dalam keterangan pers nya, Senin (12/3).

Dengan produk digital signage dari Litemax, masyarakat dapat melihat sistem tersebut dalam bagian-bagian berbeda dari transportasi publik. Perangkat ini dapat digunakan sebagai sistem informasi publik mulai dari halte bus, stasiun kereta ke metro systems (atau kereta listrik), pedesaan hingga kota-kota. Masyarakat dapat melihat secara jelas informasi mengenai transportasi publik termasuk waktu, ramalan cuaca, rute bis atau kereta, serta periklanan melalui sistem tersebut.

“Produk ini sudah dipromosikan (di Indonesia). Dan akan terus kami kembangkan. Pasar Indonesia sangat potensial dan perkembangannya sangat tinggi. Namun karena masih berada dalam tahap awal, kami menargetkan (penjualan) sebesar US$500 ribu untuk tahun 2018,” tambah Zon Cheng.

Saat ini, Litemax melakukan kerja sama dengan mitra usaha setempat untuk memperluas pasar dan aplikasi secepat mungkin. Di samping itu, Litemax juga bergabung dengan kegiatan-kegiatan TAITRA untuk mempelajari lebih jauh lagi mengenai karakteristik pasar Indonesia. Sebab Litemax bukan hanya menghasilkan produk untuk kebutuhan individual, tapi juga menjawab kebutuhan industrial dengan bekerja sama dengan mitra usaha seperti system integrator, distributor, agen, instansi pemerintah dan lain-lain. Kerja sama produk Litemax dengan koneksi mitra usaha setempat diharapkan dapat mempromosikan penjualan di Indonesia dengan baik.

BERITA TERKAIT

Pemegang Saham Serap Rights Issue MDKA - Bidik Dana di Pasar Rp 1,33 Triliun

NERACA Jakarta - Aksi korporasi yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berupa penerbitan saham baru (rights issue) dengan…

Indonesia Siap Gelar Asian Games 2018

  Oleh : Steven Sulu, Mahasiswa Nusa Cendana Kupang Kali ini ajang pertandingan antar negara siap dilakukan di Indonesia. Asian…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Urbanisasi Bikin Produktivitas Pertanian Menurun

  NERACA   Jakarta - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan fenomena laju urbanisasi di Tanah Air mengakibatkan penurunan…

Bandara Soetta akan Bangun Terminal IV

    NERACA   Tangerang - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, akan membangun terminal IV untuk menambah kapasitas penumpang. “Saya…

Masih Ada Perusahaan Yang Belum Bayar THR

      NERACA   Jakarta – Meski hari raya lebaran idul fitri telah usai, namun masih ada perusahaan yang…