Kredit UMKM Riau Hampir Capai Rp14 Triliun

NERACA

Pekanbaru--Penyaluran kredit perbankan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Riau selama 2011 mencapai Rp13,43 triliun. "Penyaluran kredit perbankan untuk UMKM trennya terus meningkat," kata Pemimpin Bank Indonesia Pekanbaru, Hari Utomo di Pekanbaru, Rabu.

Berdasarkan data BI, penyaluran kredit untuk UMKM pada 2011 naik 32,75% dibandingkan 2010. Kemudian, penyaluran kredit UMKM pada triwulan IV/2011 naik 9,51% dibandingkan triwulan III pada tahun yang sama. "Dilihat dari tingkat kesehatan penyaluran kredit UMKM, jumlah kredit bermasalah (non performing loan/NPL) relatif rendah yakni 2,4%," katanya.

Dari seluruh kredit yang disalurkan perbankan, paling besar dikucurkan untuk modal kerja yakni sebesar Rp9,13 triliun. Jumlah penyaluran pada triwulan IV mengalami peningkatan dibandingkan triwulan III yang mencapai Rp8,48 triliun. Kemudian, kata Heru, pengucuran kredit UMKM hingga akhir triwulan IV untuk investasi tercatat mencapai Rp4,29 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan triwulan III yang mencapai Rp3,77 triliun.

Dari segi perbankan, penyaluran kredit UMKM paling tinggi dikucurkan oleh bank nasional (Persero) yang mencapai Rp7,36 triliun. Kemudian diikuti oleh bank swasta nasional yang penyalurannya mencapai Rp4,98 triliun serta Bank Riau-Kepri sebesar Rp1,15 triliun. "Sedangkan penyaluran kredit UMKM dari bank asing tercatat paling rendah yakni sekitar Rp30,44 miliar," terangnya

Heru berharap penyaluran kredit UMKM dari perbankan dapat terus ditingkatkan pada 2012. Pemerintah daerah juga wajib melakukan pembinaan segi manajerial kepada UMKM Riau agar bisa memenuhi aspek kelayakan untuk mendapatkan kredit bank. Penyaluran kredit untuk UMKM dinilai penting untuk memajukan sektor riil Riau mengingat potensinya bisa menyerap tenaga kerja cukup besar. **cahyo

BERITA TERKAIT

BTN Kucurkan Kredit Lebih Dari Rp155 triliun - Dukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Ambarawa - Di tengah dinamika perekonomian dalam kurun 3 tahun terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. konsisten…

BI : Kredit Baru Masih Melambat

NERACA Jakarta - Bank Indonesia melalui survei perbankan melihat pertumbuhan kredit baru perbankan pada triwulan III 2017 masih melambat, terutama…

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…