OCBC NISP Raih Laba Rp 753 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) sukses meraih keuntungan bersih sebesar Rp 753 miliar pada 2011. Laba bersih ini tumbuh 80% dibanding perolehan 2010 yang hanya Rp 419 miliar. Kenaikan laba berasal dari pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 2,25 triliun. "Pencapaian ini dimungkinkan berkat dukungan seluruh stakeholder dan kerja keras seluruh karyawan," kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja di Jakarta,8/2

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, kontribusi terbesar terhadap laba tetap berasal dari pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 2,25 triliun selama 2011, naik 13% dari pendapatan di 2010 sebesar Rp 1,99 triliun. Sedangkan pendapatan non bunga, perseroan mencatat pertumbuhan 16% pada akhir Desember 2011, menjadi Rp 651 miliar dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 563 miliar.

Menurut Parwati, pendapatan operasional juga naik 14% menjadi Rp 2,9 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 2,55 triliun. Sementara untuk beban operasional tercatat mencapai Rp 1,7 triliun, naik 7% dari Rp 1,59 triliun. "Dari pendapatan non operasional ada sebesar Rp 13 miliar. Ini naik signifikan dari tahun 2010, yang justru terdapat beban non operasional sebesar Rp 189 miliar karena ada biaya merger," terangnya

Dari sisi kucuran kredit, perseroan mencatat sebesar Rp 41,27 triliun, naik 31% dari Rp 31,54 triliun. Sedangkan perolehan dana pihak ketiga (DPK) tercatat naik 20% dari Rp 39,42 triliun menjadi Rp 47,42 triliun. "Total aset kita per akhir tahun 2011 menjadi Rp 59,83 triliun, naik 19% dari Rp 50,14 triliun," ucapnya

Dari rasio-rasio keuangan lainnya, per akhir 2011, tercatat ROA (return on assets) sebesar 1,9%, ROE (return on equity) 12,9%, NPL gross 1,3%, dan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 13,8%. **bari

BERITA TERKAIT

Jabar Targetkan Raih Wajar Tanpa Pengecualian ke-8

Jabar Targetkan Raih Wajar Tanpa Pengecualian ke-8 NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menargetkan tahun ini kembali meraih…

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…