Disiapkan Dana Pendampinan Proyek Tol

NERACA

Jakarta—Pemerintah tengah menggodog skema dana pendampingan (viability gap fund/VGF) terkait dukungan pendanaan yang berasal dari anggaran negara untuk pembangunan proyek infrastruktur. “Sekarang, porsi pemerintah yang akan kita bangun dulu. VGF ini lebih pada dukungan pemerintah, ” kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak kepada wartawan di Jakarta,8/2

Menurut Hermanto, skema VGF disiapkan utamanya untukproyek pembangunan infrastruktur jalan tol. Adapun beberapa proyek jalan tol siap didukung dengan skema tersebut. Semisal,jalan tol Kertosono-Solo, di mana 30 persen dari kebutuhan pendanaan dibiayai dengan skema VGF. Dukungan pemerintah disiapkan agar proyek tersebut tuntas pada tahun 2014. “Tapi,yang sebagian di-kerjakan Jasa Marga.Jalan tol Bawen- Solo perlu dukungan VGF kurang lebih Rp1,9 triliun,” tambahnya

Lebih jauh kata Hermanto, sSkema serupa juga disiapkan untuk proyek jalan tol Medan- Kualanamu yang akan ditenderkan. Selain itu,pemerintah juga berencana menggunakan skema dana pendampingan juga disiapkan untuk proyek jalan tol Cileunyi-Sumedang- Dawuan (Cisundawu).

Proyek jalan tol Medan- Kualanamu-Tebing Tinggi serta jalan tol Cisundawu sudah masuk masa lelang konsorsium. Hermanto menjelaskan,skema VGF pada dasarnya merupakan dukungan yang diberikan bagi proyek yang berdampak pada pembangunan ekonomi. VGF hanya diberikan jika proyek tersebut secara finansial masih membutuhkan dukungan pemerintah.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebelumnya mengusulkan tiga proyek tol lainnya untuk mendapatkan dana pendampingan tersebut, yaitu Medan-Kualanamu sebesar Rp1,3 triliun, ruas Solo-Ngawi- Kertosono sebesar Rp3 triliun, dan ruas Cileunyi-Sumedang- Dawuan sebesar Rp1 triliun.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Gazaly mengatakan, dana pendampingan pemerintah tersebut telah dipastikan menyusul persetujuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memasukkan dana tersebut dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013.

Dikatakan Gani, pemerintah berkomitmen untuk memasukkan dukungan terhadap seksi Bawen-Solo ini. Karena pembangunan tol tersebut akan memberikan dampak positif dalam iklim investasi jalan tol. “Pembiayaan ini memberikan kepastian untuk proyekproyek tol yang membutuhkan dana dukungan. Saat ini yang sudah pasti akan mendapatkan VGF adalah ruas Semarang- Solo,”ujarnya

Setelah ada komitmen ini, pihaknya akan menuntaskan kajian terkait mekanisme pemberian dana pendampingan sebesar Rp1,9 triliun untuk meningkatkan kelayakan finansial dari jalan tol Semarang- Solo seksi Bawen-Solo sepanjang 51,7 km tersebut. “Dengan adanya kepastian ini, sekarang kita tinggal mematangkan seperti apa mekanismenya, terkait penjaminannya supaya dana ini diberikan setelah konstruksi selesai,”jelasnya.

Namun, kata Gani, hingga saat ini Kementerian PU masih membahas opsi-opsi bentuk pemberian dukungan pemerintah untuk meningkatkan kelayakan finansial ketiga proyek tol tersebut, yaitu melalui VGF atau pelaksanaan sebagian konstruksi oleh Direktorat Jenderal Bina Marga. **cahyo

BERITA TERKAIT

Proyek Kereta Cepat Diperkirakan Rampung 2020

      NERACA   Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhkan waktu pengerjaan…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10,1%

      NERACA   Jakarta - Jumlah utang luar negeri Indonesia di akhir 2017 meningkat 10,1 persen (tahun ke…

Muliaman Hadad Ditunjuk jadi Dubes RI untuk Swiss

    NERACA   Jakarta-Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah Hadad resmi ditunjuk menjadi Duta Besar…

Tiga Tahun Jokowi Diklaim Berhasil Turunkan Inflasi

      NERACA   Padang - Pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) memaparkan dalam tiga tahun perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi…