Kota Bandung Targetkan Raih Piala Adipura Paripurna

Kota Bandung Targetkan Raih Piala Adipura Paripurna

NERACA

Bandung - Pemerintah Kota Bandung menargetkan raih Piala Adipura Paripurna yang merupakan tingkatan penghargaan paling tinggi setelah tiga kali berturut-turut mendapatkan Piala Adipura.

"Program utamanya Bandung bersih. Sekarang Pak wali kota menginginkan Adipura Paripurna karena kita sudah mendapatkan Piala Adipura tiga kali secara berturut-turut," ujar Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdyana, di Bandung, Kamis (22/2).

Deni mengatakan, untuk meraih Adipura Paripurna bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa kategori penilaian yang harus dipenuhi pemerintah daerah dalam kebersihan dan tata kelola lingkungan perkotaan. Menurut Deni, untuk penilaian Piala Adipura Paripurna dilakukan dalam dua tahap pertama berdasarkan dua kategori yang sudah raih dan penilaian kedua yakni sidak yang dilakukan oleh tim ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup.

"Penilaian satu kita sudah lolos. Penilaian kedua nanti bulan Maret dan yang paling rawan karena tim Adipura datang ke Bandung tidak ngasih tahu kita langsung sidak aja," ujar dia.

Meski begitu, salah satu upaya untuk terus menjaga kebersihan yang berujung pada raihan Adipura Paripurna, PD kebersihan berkolaborasi dengan Satpol PP serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi pembuang sampah sembarangan.

Program ini dilakukan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan warga membuang sampah sembarangan. Apabila terdapat masyarakat yang tertangkap tangan membuang sampah secara sembarangan, maka akan dikenakan sanksi atau denda paksa tergantung kesalahan."Biasanya yang membuang sampah sembarang di pinggir jalan itu sekitar pukul 24.00 WIB sampai subuh. Untuk meminimalisir aktifitas itu, maka disiapkan pasukan untuk menjaga agar tidak ada satupun warga yang membuang sampah seenaknya," kata dia.

Selain melakukan penindakan, DLHK dan PD kebersihan sebenarnya telah melakukan tindakan preventif. Salah satunya dengan menyediakan tempat sampah depan gang atau jalan kecil. Hal tersebut difasilitasi agar warga tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai. Deni berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa paham dan lebih mengerti bahwa sampah yang dibuang sembarangan itu mengakibatkan dampak yang buruk.

"Adipura bukanlah segala-galanya yang penting Kota Bandung bersih. Tapi masa kita melewatkan begitu saja, minimal harus dipertahankan. Karena ini semua untuk seluruh masyarakat juga ujungnya," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Proyek Tol Bandung-Tasikmalaya Masih Tunggu Pemerintah Pusat

      NERACA   Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunggu aksi pemerintah pusat serta mendorong Kementerian Pekerjaan Umum…

PDIP Akan Beri Dampingan Hukum Wali Kota Blitar

PDIP Akan Beri Dampingan Hukum Wali Kota Blitar NERACA Blitar - PDIP berencana akan memberikan dampingan hukum atas perkara yang…

Mendes PDTT - Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota

Eko Putro Sandjojo  Mendes PDTT Lebih Enak di Desa Dibanding di Kota Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…