Target Penjualan Agung Podomoro Stagnan - Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA

Jakarta – Tahun ini, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menargetkan marketing sales atau prapenjualan senilai Rp 4,9 triliun. Target tersebut sebetulnya cenderung stagnan dibandingkan pencapaian tahun lalu yang mencapai Rp 5,07 triliun. Namun jika melihat dari sisi penjualan property development, target tersebut masih bertumbuh.”Perolehaan marketing sales tahun lalu tidak sepenuhnya dari penjualan properti, tapi didukung dari hasil penjualan lahan industri. Perseroan berhasil menjual lahan seluas 216 hektare (ha) di Karawang, Jawa Barat kepada China Fortune Land Development senilai Rp 1,4 triliun," kata Wakil Direktur Utama Agung Podomoro, Indra W Antono di Jakarta, Rabu (21/2).

Adapun total prapenjualan yang dibukukan APLN tahun lalu dan murni dari bisnis properti hanya Rp 3,6 triliun. Dengan begitu, target perusahaan tahun ini masih mengalami pertumbuhan dan perseroan masih optimistis properti tumbuh tahun ini karena pasarnya masih ada.

Untuk mencapai target tersebut, Agung Podomoro masih akan lebih banyak mengandalkan pasokan yang ada dan pengembangan proyek-proyek eksisting. Sedangkan proyek yang benar-benar baru yang akan digarap tahun ini hanya satu lokasi yakni di Bandung. Proyek-proyek eksisting yang akan menjadi andalan APLN di antaranya Superblok Podomoro Deli City di Medan, Apartemen Orchad View di Batam, dan proyek Taruna City Karawang. Sementara proyek anyar yang dirilis kuartal II-2018 adalah Perumahan Podomoro Park Buah Batu, Bandung.

Adapun untuk pengembangan proyek recurring income, APLN akan melanjutkan pembangunan hotel di proyek Vimala Hills Bogor. Tahun kemarin, perseroan melalui PT Graha Tunas Selaras merampungkan pembangunan tower pertama Podomoro Golf View (PGV) ditandai dengan selesainya pekerjaan atap bangunan (topping off) yang berlokasi dekat gerbang tol Cimanggis (Tol Jagorawi).”Ini merupakan tower pertama yang kami rampungkan dari rencana pembanguna 25 tower hunian yang dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 60 hektar," kata Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk, Cosmas Batubara.

Dengan rampungnya pekerjaan atap tower pertama, kata Cosmas, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap para pemangku kepentingan atau stakeholder, serta dalam memenuhi kebutuhan hunian dengan harga terjangkau. Hunian terpadu yang akan terdiri dari sekitar 37.000 unit apartemen ini berada di kawasan hijau alami yang memiliki 360 derajat golf view, karena dikelilingi tiga lapangan golf, yaitu, Jagorawi Golf and Country Club, Emeralda Golf Club, dan Riverside Golf Club, serta dibatasi sungai Cikeas yang mengalir di sepanjang kawasan.

Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap lingkungan, pengembang mengalokasikan sekitar 40% lahannya untuk kawasan terbuka hijau. Lokasi PGV yang strategis memberikan kemudahan bagi penghuninya untuk tinggal dan beraktivitas baik di dalam maupun keluar dari kawasan ini.

BERITA TERKAIT

Penjualan Cimanggis City Capai 50 Persen

Penjualan Cimanggis City Capai 50 Persen NERACA Depok - PT Permata Sakti Mandiri (PSM) selaku pengembang apartemen Cimanggis City yang…

Penjualan Truk Fuso Naik 28,2 Persen di Kuartal I 2018

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia membukukan pertumbuhan penjualan kendaraan selama kuartal…

Penjualan Meningkat, Mitsubishi Fuso Fokus Perkuat Layanan Purna Jual

Penjualan Meningkat, Mitsubishi Fuso Fokus Perkuat Layanan Purna Jual NERACA Jakarta – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…