Multipolar Bukukan Penjualan Rp 12,80 Triliun

PT Multipolar Tbk (MLPL) meraih penjualan sebesar Rp12,80 triliun hingga periode 30 September 2017 turun tipis dibandingkan penjualan Rp12,89 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, beban pokok naik jadi Rp10,64 triliun dari Rp10,56 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp2,15 triliun dari laba bruto Rp2,32 triliun tahun sebelumnya. Perseroan mencatat bagian rugi entitas asosiasi Rp30,63 miliar dari bagian laba tahun sebelumnya yang Rp121,65 miliar dan rugi sebelum pajak diderita Rp953,19 miliar usai meraih laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp959,11 miliar.

Rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp801,42 miliar usai mencatat laba Rp889,99 miliar hingga September tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp22,54 triliun hingga 30 September 2017 turun dari total aset Rp24,12 triliun di periode hingga 31 Desember 2016.

Sepanjang tahun 2017 kemarin, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan dan pendapatan layanan sebesar 10%. Wahyudi Chandra, Presiden Direktur PT Multipolar Technology Tbk pernah mengatakan, target tersebut sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2% yang dicanangkan pemerintah dengan membanguninfrastruktur, deregulasi, sumber daya manusia dan kebijakan fiskal.”Infrastruktur perbankan akan terus berkembang untuk mendukung pertumbuhan ini, sementara sektor enterprise dan commercial akan menemukan pasar yang lebih terfokus.”ujarnya.

BERITA TERKAIT

PTBA Targetkan Penjualan Ekspor 12 Juta Ton

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggenjot pertumbuhan pendapatan dari penjualan ekspor batu bara.…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

Sektor Otomotif - Realisasi Kendaraan Listrik Hemat Rp798 Triliun dari Impor BBM

NERACA Jakarta – Pemerintah segera menyiapkan regulasi terkait penggunaan kendaraan motor listrik yang dapat menghemat sekitar Rp798 triliun dari impor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…