Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng - Minat Asuransi Meningkat

NERACA

Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya di D.I Yogyakarta, tepatnya di daerah Trihanggo, Sleman, Yogyakarta. Peresmian kantor keagenan ini merupakan salah satu realisasi strategi perusahaan untuk memperluas pasar di Jawa Tengah (Jateng) khususnya Yogyakarta, terutama melalui pengembangan jalur distribusi agen.

Chief Strategy and Operating Officer Zurich Topas Life, Sutikno Sjarif dalam siaran persnya di Yogyakarta, pekan kemarin menjelaskan, dalam menjalankan bisnisnya, Zurich selalu fokus pada tiga hal, yaitu kualitas pelayanan dan pengalaman yang ditawarkan kepada nasabah, kemudahan serta inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter masyarakat.”Di Indonesia sendiri agen masih menjadi garda terdepan yang menjembatani penyediaan akses serta edukasi asuransi kepada masyarakat,”ujarnya.

Hal inilah, lanjutnya yang menjadi alasan strategis Zurich untuk mendirikan kantor keagenan kedua di Yogyakarta. Berdasarkan data penjualan Zurich Topas Life, penetrasi asuransi di Jawa Tengah memperlihatkan pertumbuhan yang baik dan berkelanjutan. Pada tahun 2017, D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah memberikan kontribusi sekitar 15 persen terhadap total premi Zurich secara nasional.”Data ini memperlihatkan bahwa Jawa Tengah merupakan pasar yang menjanjikan. Potensinya sendiri masih sangat besar untuk dimaksimalkan. Kebutuhan asuransi yang meningkat didukung kesadaran berasuransi masyarakat Yogyakarta yang semakin tinggi menjadi faktor yang penting dalam mendukung tren tersebut,” jelas Chief Agency Officer Zurich Topas Life Budi Darmawan.

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk berasuransi pada dasarnya semakin tinggi, namun masih banyak masyarakat yang enggan membeli produk asuransi. Hal ini tercermin dari riset yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan bahwa pendapatan premi asuransi meningkat, angka penetrasi masih berada di 2,99% dari produk domestik bruto (PDB). Riset OJK pada 2016 juga menunjukkan penggunaan asuransi di Indonesia baru mencapai 11,81% yang artinya dari 100 penduduk di Indonesia baru 11 orang yang memiliki polis asuransi.

Sebagai informasi, bisnis asuransi jiwa Zurich memiliki lebih dari empat ribu agen aktif di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta sendiri saat ini jumlah agen Zurich mencapai lebih dari 300 orang. Dengan melihat kontribusi penjualan, kinerja agen-agen Zurich di Jawa Tengah sudah tidak diragukan lagi. Pendirian kantor keagenan akan memperkuat dan memperluas jangkauan perseroan dalam memperkenalkan asuransi ke masyarakat lebih luas.

BERITA TERKAIT

Bukalapak Buka yang Baik Bersama Panti Asuhan

Dalam rangkaian program Ramadan Bukalapak, Buka yang Baik, yang terus menularkan kebaikan untuk sesama, kali ini Bukalapak mengadakan kegiatan buka…

Operator Seluler Tambah Kapasitas Jaringan - Mudik dan Lebaran 2018

Dalam menghadapi lonjakan akses di musim mudik dan lebaran 2018 membuat masing-masing operator telekomunikasi mulai menyiapkan bahkan sudah melakukan optimalisasi…

THR, Gaji 13 dan APBN - Oleh : Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Masih percaya dengan Menkeu Sri Mulyani yang bolak-balik menyatakan APBN dikelola dengan prudent? Kisah anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…