Indosat Berbagi Teknologi Pendidikan

Neraca. Merujuk kepada kesuksesan dalam bidang per-telekomunikasian yang telah diraih oleh PT. Indosat Tbk, perusahaan ini ingin mengaplikasikan kegiatan sosialnya kepada masyarakat salah satunya melalui bidang pendidikan yang diberi nama “Indosat Cyber School”.

Wujud interaksi antara siswa dengan sumber belajar dapat bermacam-macam. Cara belajar dengan mendengarkan penjelasan guru memang merupakan salah satu wujud interaksi tersebut. Namun jika belajar hanya dengan mendengar saja patut diragukan tingkat keefektifitasnya.

Proses belajar hanya akan efektif jika siswa diberikan banyak kesempatan untuk melakukan sesuatu, melalui multi-metode dan multi-media. Seiring perkembangan teknologi saat ini sangat cepat, komputer tidak hanya dapat dijalankan sendirian tetapi dapat dihubungkan dengan komputer lain dalam satu jaringan. Komputer yang satu dapat memanfaatkan sumber daya komputer yang lain, termasuk kedalam skala yang lebih luas, kita bisa memanfaatkan internet.

Setelah sukses dengan program tahap pertamanya di tahun 2009, kini Indosat Cyber School tahap ke-2 kembali di gelar pada tahun ini. Pada tahun sebelumnya Indosat telah memberikan kepada 103 SMU, dan kini di tahun 2012, Indosat memberikan kepada 50 SMU di area operasional Indosat. Dengan demikian, hingga saat ini total 153 SMUdi seluruh Indonesia yang telah menikmati program Indosat Cyber School dari Indosat.

Teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan sudah terlaksana dalam program cyberschool (www.cyberschooldps.net). Dalam cyberschool ini seluruh SMP dan SMA/SMK negeri sudah dapat terhubung dengan jaringan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Komunitas sekolah, para pelajar dan guru, dapat menikmati layanan internet. Penggunaan internet dalam bentuk e-Learning dan education centre diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Informasi dan pengetahuan di internet seolah tanpa batas.

Khusus untuk program Indosat Cyber School tahap kedua tahun 2012 dengan cakupan 50 SMA di seluruh Indonesia, selain menerima perangkat ICT, Indosat memang memberi pelatihan untuk para perwakilan guru fisika dari 50 sekolah tersebut mulai 25-26 Januari 2012 di Semarang, Jawa Tengah.

Program ini direncanakan dilanjutkan dengan Lomba Kreativitas Antarsekolah untuk menilai sejauh mana pemanfaatan sarana Indosat CyberSchool terhadap pembelajaran sains melalui multimedia dan optimalisasinya selama satu semester.

Hal ini juga diharapkan untuk dapat ikut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara nasional, khususnya dengan memberikan akses dan perangkat pendidikan menggunakan teknologi multimedia

Selain program CyberSchool ini, Indosat juga memberikan program pelatihan kepada para guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan software sains yang telah diberikan. Melalui program pelatihan kepada guru ini, diharapkan para guru akan lebih mudah memberikan pegajaran serta pengetahuan kepada para siswa dan juga untuk para siswa akan lebih semakin mudah dalam memahami mata pelajaran sains yang selama ini dipersepsikan sulit dan kurang menyenangkan.

Internet juga melatih masyarakat pendidikan terbiasa dengan TIK yang merupakan salah satu piranti utama globalisasi. Sebagai teknologi komunikasi, cyberschool menghubungkan komunitas sekolah dalam suatu forum diskusi yang dapat dimanfaatkan untuk efisiensi. Mapping seluruh sekolah juga dapat menjadi content cyberschool sebagai panduan bagi para orangtua dan calon siswa.

Program Indosat Cyber School merupakan program pemberian perangkat ICT berupa komputer, koneksi internet broadband, proyektor multimedia dan perangkat lunak pendidikan ke sekolah-sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar serta menumbuhkan minat siswa terhadap bidang studi sains. Selain itu program Indosat Cyber School juga memberikan program pelatihan kepada para guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan software sains yang telah diberikan.

PT Indosat Tbk, sebelumnya bernamaPT Indonesian Satellite Corporation Tbk (Persero)adalah sebuah perusahaan penyedia layanantelekomunikasiyang lengkap dan terbesar kedua di Indonesia untuk jasa seluler (Matrix,Mentari danIM3) yang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyakarat Indonesia.

BERITA TERKAIT

DISKUSI PENDIDIKAN NASIONAL

Ketua Lembaga Badan Pengkajian MPR RI Rully Chaerul Azwar (tengah) didampingi Pimpinan Lembaga Badan Pengkajian Jafar Hapsah (kiri), Samsul Bahri…

LPSK Gandeng Lemsaneg Perkuat Teknologi Informasi

LPSK Gandeng Lemsaneg Perkuat Teknologi Informasi NERACA Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjalin kerja sama dengan Lembaga…

Graha Teknologi Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), anak usaha PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), penyedia data center di Indonesia mengumumkan keberhasilannya meraih…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…