Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner

Dapat Dana CSR dari BJB

NERACA

Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Sukabumi memberikan dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp397 juta. Rencanaya dana tersebut untuk pembangunan 34 kios yang akan dijadikan wisata kuliner di Taman Cikondang.

"Ini dana CSR, yang akan dibangun 34 kios sebagai taman wisata kuliner Kota Sukabumi untuk mewadahi para Pedagang Kaki Lima, sehingga kota tidak terlihat kumuh," aku Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Adil Budiman, pada saat peletakan batu pertama pembangunan Sentra Kuliner Taman Cikondang, Rabu (14/2).

Adil mengatakan, pihaknya berusaha untuk membentuk wisata yang lebih refresentatif seperti yang ada di Pasir Kaliki Bandung, yang bisa siang malam."PKL yang akan menempati wisata kuliner di taman Cikondang adalah PKL yang sudah ada, bukan PKL yang baru, " jelasnya.

Adil mengatakan, pembangunan akan dilaksanakan selama 40 hari ke depan, dimulai sejak hari ini."Rencana bangunan akan selesai selama 40 hari, sehingga di bulan Maret mendatang sudah bisa digunakan," akunya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BJB Sukabumi Graha Noviana menyebut dana CSR tersebut diberikan kepada pemerintah untuk pembangunan tempat wisata kuliner, sehingga bisa mendatangkan keuntungan bagi pemerintah daerah.

"Kita serahkan dana CSR ke pada Pemkot Sukabumi melalui DLH sebesar Rp397 juta. Dan menurut informasi dana itu akan dibuat untuk pembangunan kios kuliner di Taman Cikondang," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Sumber Daya Aparatur Dinas Pamong Praja Kota Sukabumi Sudrajat mengatakan pihaknya melakukan pembongkaran kios dengan melibatkan berbagai elemen, diantaranya Polsek Citamiang, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi dan warga sekitar. Penertiban tersebut untuk menertibkan keberaan kios agar tidak terkesan kumuh.

Untuk itu, Pemkot Sukabumi melakukan penataan keberadaan kios. Dengan demikian pedagang yang ingin berjualan bisa lebih tertib. Bahkan, informasinya pemkot menyediakan 34 kios yang nantinya bisa disewa pedagang untuk berjualan berbagai kuliner.

Saat ini kios yang terkesan kumuh tersebut sudah diratakan, tinggal menunggu tahap pembangunan ulang agar kondisinya lebih layak, nyaman, bersih dan tertata. Arya

BERITA TERKAIT

Kendalikan Ekspektasi Liar dari Pelemahan Mata Uang

Oleh: Dr. Fithra Faisal Hastiadi MSE., MA., Dosen FEB-UI  Tekanan terhadap rupiah memang cukup banyak. Kondisi internal perekonomian kita juga…

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…

Hari Ini Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru

Hari Ini Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru NERACA Sukabumi - Ketua Badan Musyawarah (Banmus)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa NERACA Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance” atau “Perseroan”), hari…

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan - Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka NERACA Depok…

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…