Capex XL Lebih Banyak Bangun Jaringan Data

Ketersediaan akses layanan internet dan data yang berkualitas baik, cepat dan stabil, menjadi idaman semua pengguna layanan data. Terbukti dalam dua tahun terakhir, dengan semakin meningkatnya kualitas koneksi data XL Axiata, traffic data secara terus-menerus meningkat sangat signifikan. Maka untuk lebih meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat pertumbuhan kinerja bisnis perusahaan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) tahun ini bertekad untuk melanjutkan pembangunan jaringan data secara besar-besaran khususnya di luar Jawa.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, tahun ini perseroan mengambil spirit “Jadi Lebih Baik”. “Spirit ini mendasari komitmen untuk terus berusaha menjadi lebih baik dengan mengembangkan jaringan data berkualitas ke berbagai penjuru tanah air,”ujarnya.

Oleh karena itu, dalam pengembangan jaringan dan juga penerapan teknologi jaringan terbaru & IT, perseroan akan mengalokasikan 90% dari anggaran belanja modal (capex) tahun 2018 yang sebesar sekitar Rp 7 triliun. Sebagai informasi jumlah pelanggan yang mengakses layanan data terus meningkat dan mampu mendorong kenaikan traffic layanan data hingga 2x lipat atau meningkat sebesar 148% YoY.

Kata Dian, prestasi XL Axiata tahun lalu juga dikarenakan faktor berlanjutnya perluasan jaringan ke wilayah-wilayah dengan permintaan yang tinggi, yang kemudian mendorong pertumbuhan yang kuat pada pendapatan dan traffic dari wilayah luar Jawa. Maka dengan pencapaian XL sepanjang 2017 secara jelas memberikan sinyal bahwa kini saatnya perseroan melangkah ke fase berikutnya, yaitu memaksimalkan kemampuan jaringan data guna meningkatkan kualitas layanan, juga memperluas cakupan layanan ke area-area luar Jawa. “Ini adalah momentum yang tepat untuk kami mencanangkan tekad #JadiLebihBaik, sehingga akan semakin memuaskan pelanggan dan para pemangku kepentingan lainnya,”paparnya.

BERITA TERKAIT

PNM Dorong UKM Lebih Inovatif dan Kreatif

PNM Dorong UKM Lebih Inovatif dan Kreatif NERACA Jambi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pendampingan terhadap pelaku Usaha…

KONDISI 2018 LEBIH BURUK DIBANDINGKAN SURPLUS 2017 - BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$8,57 Miliar

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) mengalami defisit hingga US$8,57 miliar sepanjang Januari-Desember 2018. Angka defisit ini…

Bangun Pabrik di Jawa Tengah - PBID Targetkan Konstruksi Kuartal 1/2019

NERACA Jakarta – Rencana pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah, terus di kejar progresnya oleh PT Panca Budi Idaman Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…