Musim Panen, Harga Beras Masih Mahal di Kabupaten Sukabumi

Musim Panen, Harga Beras Masih Mahal di Kabupaten Sukabumi

NERACA

Sukabumi - Harga beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sukabumi pada Februari ini, masih mahal. Padahal daerah itu sedang memasuki musim panen. Saat ini, beras medium masih bertengger di kisaran Rp 14 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang beras di Pasar Semi Modern (PSM) Cisaat mengaku masih sulit mendapatkan kiriman beras.“Kami mendapatkan kiriman beras dengan harga tinggi. Beras yang masuk ke PSM Cisaat ini, kebanyakan dari luar Kabupaten Sukabumi,” ujar Jajang seorang pedagang beras, Sabtu (10/2).

Hal senada diungkapkan Nurman pedagang beras di PSM Cibadak. Ia menyebutkan kendati harga beras mahal, tidak mempengaruhi kuantitas penjualan.“Stok jarang kosong. Hanya harga saja yang mahal,” tutur Nurman.

Sementara Kasi Tertib Niaga pada Bidang Tertib Niaga pada Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Sukabumi, R Irawan mengklaim harga beras di pasar Kabupaten Sukabumi sudah mengalami penurunan harga.

“Kami akan cek kembali. Pekan kemarin sebenarnya sudah ada penurunan. DPKUKM, hanya bisa melakukan pendataan. Sebab pengawasan sekarang wewenang Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Barat,” terang Iwan.

Terpisah, sejumlah petani mengaku terpaksa menjual gabah basah kepada tengkulak dari luar Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, ujar Dede seorang petani asal Kecamatan Gunungguruh, tengkulak luar daerah berani membeli gabah basah diatas harga pemerintah.

“Sangat jauh beda harganya. Dan kebanyakan petani menjual gabah basah ke tengkulak. Kalau mengikuti harga pemerintah, petani tidak mendapatkan untung,” sebut Dede. Ron

BERITA TERKAIT

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Peneliti: Kemarau Panjang Penyebab Risiko Gagal Panen

NERACA Jakarta - Peneliti INDEF Ahmad Heri Firdaus mengingatkan musim kemarau panjang yang tengah melanda Indonesia pada tahun ini berpotensi…

RAPBD 2019 Sukabumi Masih Sama Dengan APBD Murni Tahun Lalu

RAPBD 2019 Sukabumi Masih Sama Dengan APBD Murni Tahun Lalu NERACA Sukabumi - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Ketua Komisi II DPRD: Walikota Sukabumi Secepatnya Lakukan Seleksi Dirut PDAM

Ketua Komisi II DPRD: Walikota Sukabumi Secepatnya Lakukan Seleksi Dirut PDAM NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota…

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Capai 5,74 Persen

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Capai 5,74 Persen NERACA Serang - Pembangunan fisik jalan tol Serang-Panimbang sampai saat ini mencapai 5,74 persen…

Dukung Pendanaan PTPN III, PNMIM Kucurkan RDPT Rp2 Triliun

Dukung Pendanaan PTPN III, PNMIM Kucurkan RDPT Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Dalam rangkaian acara IMF - World Bank Annual…