Pengembangan Strat Up Dimulai dari Kampus

Pengembangan perusahaan pemula atau "start-up company" harus dimulai dari kurikulum di perguruan tinggi, demikian disampaikan Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Prof Dr Ir Asep Saefudin. "Tantangan utama pengembangan perusahaan rintisan di Tanah Air adalah pola pikir, bagaimana para mahasiswa dididik begitu lulus tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi membuka lapangan pekerjaan," ujar Rektor UAI.

Pada era disrupsi saat ini, ujar dia, lulusan perguruan tinggi harus menjadi penggerak dan tidak lagi menjadi pengikut. Apalagi kehidupan digital telah masuk ke setiap lini kehidupan, baik sosial, ekonomi, politik, dan pendidikan. "Jangan sampai kita malah menjadi konsumen utama di era digital ini. Di sinilah para sivitas akademika harus terbuka dengan perubahan zaman. Kita harus siap dengan paradigma baru di era disrupsi," ujar dia.

Untuk itu perlu adanya upaya sistemik yang dimulai dari kurikulum perkuliahan. Dia menyebut di kampusnya, terdapat dua mata kuliah yang wajib diberikan untuk semua program studi selama tiga semester. Pihak kampus juga bekerja sama dengan perusahaan nonprofit asal Amerika Serikat yang melakukan pembinaan terhadap perusahaan rintisan di Tanah Air. "Dengan upaya yang sistemik, kami berharap akan semakin banyak lahir perusahaan rintisan yang berasal dari kampus. Saat ini sudah terdapat lima perusahaan rintisan di kampus yang mendapat bantuan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti)," katanya.

Saat ini, lanjut Asep, sekitar 10 persen dari lulusan UAI menjadi wirausahawan muda. Dia berharap dengan upaya sistemik mencetak wirausahawan muda dari bangku kuliah, maka bisa mencetak 20 persen dari wirausahawan muda dalam beberapa tahun ke depan. Sebelumnya pada Sabtu (10/2), UAI mewisuda 287 wisudawan yang berasal 15 program studi.

BERITA TERKAIT

Kendalikan Ekspektasi Liar dari Pelemahan Mata Uang

Oleh: Dr. Fithra Faisal Hastiadi MSE., MA., Dosen FEB-UI  Tekanan terhadap rupiah memang cukup banyak. Kondisi internal perekonomian kita juga…

Presiden Teken Perpres Defisit BPJS Kesehatan Ditutupi dari Cukai Rokok

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai penggunaan cukai…

Madusari Murni Didepak Dari Efek Syariah - Produksi Bahan Alkohol

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatalkan Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor KEP-45/D.04/2018 tentang Penetapan Saham PT Madusari Murni…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

BSI Resmi Jadi Universitas

  Bina Sarana Informatika (BSI) resmi menjadi universitas sejak Minggu (16/9/2018). Menurut informasi dari siaran pers, penyerahan Surat Keputusan (SK)…

Olimpiade Sains Nasional Yang Istimewa

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2018 yang diselenggarakan pada 16 hingga…

2019, Mendikbud akan Hapus PPDB

      Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan mengubah skema proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada…