Mengurangi Jumlah Sampah di Pulau Dewata

Kampanye Satu Pulau Satu Suara atau 'One Island One Voice' bakal dilaksanakan di Bali pada 24 Februari mendatang. Acara bersih-bersih lingkungan ini bertujuan untuk memberi kesadaran bagi masyarakat dan pengunjung Pulau Dewata mengenai pentingnya mengurangi jumlah sampah, terutama sampah plastik.

Sejak awal tahun kemarin ramai diberitakan kalau Bali sedang dikepung sampah. Tak hanya dari darat, sampah dari laut juga berlabuh di pantai-pantai populernya, seperti Pantai Kuta, Pantai Jimbaran, dan Pantai Seminyak.

Melati Wijsen, salah satu penggagas kampanye dari Komunitas Bye Bye Plastic Bags mengatakan kalau kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2015."Seluruh komponen masyarakat akan dilibatkan. Fokusnya untuk mengurangi sampah plastik," kata Melati, seperti yang dilansir dari Antara.

Tumpukan sampah plastik tak hanya mengganggu pemandangan mata, namun juga mengancam nyawa makhluk laut.Dikatakan Melati, masalah sampah di laut Indonesia menempati urutan kedua setelah China.

Indonesia menjadi negara penyumbang sampah di laut dengan perkiraan 1.29 juta metrik ton sampah setiap tahunnya."Sampah, terutama sampah plastik, banyak yang mengambang di lautan. Ketika musim hujan, sampah-sampah tersebut berlabuh di pantai-pantai Bali. Status darurat sampah yang ditetapkan memang bukan mengada-ada. Saat ini ada enam kilometer garis pantai yang mendapat status tersebut," ujar Melati.

"Jika masalah sampah itu tidak segera ditangani dikhawatirkan bisa membuat daya tarik wisata Bali menurun," lanjutnya.

Berkaca pada penyelenggaraan tahun lalu, kampanye 'One Island One Voice' melibatkan 12 ribu orang yang tersebar di 55 lokasi. Dalam sehari penyelenggaraan, sampah yang terkumpul sebanyak 40 ton. Sebagian besar merupakan sampah plastik."Tahun ini, area kegiatan diperluas di seluruh pulau di setiap wilayah, meliputi garis pantai, sungai, desa dan ruang publik," pungkas Melati. Bagi yang ingin berpartisipasi dalam kampenye pelestarian lingkungan ini, bisa mengunjungi situs resmi 'One Island One Voice' di https://www.oneislandonevoice.org/

BERITA TERKAIT

Jumlah Investor Dilindungi Tembus 1 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia-SIPF) mengungkapkan, lebih dari satu juta investor di…

Warga Pulau Pramuka Menuai Berkah Dari Sampah

Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi menyelamatkan kehidupan demi anak cucu dan biota laut dari tumpukan…

Menilik Peluang Investasi di Pulau Bintan

Oleh: Azis Kurmala Pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 41 Tahun 2017 tentang Perubahan atas…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Langkah Lampung Memulihkan Pariwisata Pasca Tsunami

Bencana tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12), tak hanya mengakibatkan korban luka-luka maupun jiwa, namun…

Mandeh, Destinasi Sport Tourism Baru di Sumatera Barat

Kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang selama ini dikenal sebagai Raja Ampat-nya tanah Minang resmi…

Jelang Imlek, Hotel di Singkawang Nyaris Penuh

Jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, yang notabene masih tiga pekan lagi, hotel-hotel di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat,…