Yayasan Sompo Bantu Salurkan Dana Rp 100 Juta - Bangun Fasilitas Training Center

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada pengembangan sumber daya manusia, Sompo Japan Nipponkoa Welfare Foundation (SJNKWF) bersama dengan Sompo Insurance Indonesia (SII) menyalurkan dana CSR senilai Rp100 juta kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Panca Karya di Kantor Pusat SII, Jakarta, kemarin.

Managing Director SJNKWF, Hideki Okabayashi mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas berupa training center untuk melatih sumber daya manusia yang fokus pada industri pertanian, termasuk menguasai keterampilan pengolahan produk pertanian sekaligus mengasah keterampilan yang dibutuhkan di sektor pariwisata.

Nantinya, fasilitas ini bakal dibangun di wilayah Taman Nasional Gunung Halimun, Jawa Barat. "Penyaluran dana bantuan tersebut merupakan bagian dari program perusahaan untuk mempromosikan kegiatan kesejahteraan sosial," kata Hideki.

Asal tahu saja, yayasan SJNKWF pertama kali meluncurkan program dukungan dana untuk organisasi kesejahteraan sosial ke luar negeri pada tahun 2010 sebagai perpanjangan program dukungan dana untuk organisasi kesejahteraan sosial di Jepang. Tidak hanya di Indonesia, dukungan dana juga tersebar ke Negara ASEAN dan India dengan total nilai bantuan tahun 2017 mencapai 4.8 juta yen

Sementara itu, Presiden Direktur SII Daniel Neo mengatakan, fasilitas yang akan dibangun diharapkan dapat menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat berpengaruh langsung bagi kemajuan pertanian di sekitar Taman Nasional walau dalam porsi kecil.”Kami berharap langkah kecil seperti penyaluran dana ini dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan industri pertanian di Indonesia,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Daniel Neo menambahkan, tidak hanya melalui dana bantuan ini, 2017 lalu bekerja sama dengan BMKG SII memulai asuransi indeks cuaca yang diperuntukkan untuk petani skala kecil di Bojonegoro dan Lombok. “Kami berharap langkah kecil seperti penyaluran dana ini dan produk asuransi indeks cuaca dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan industri pertanian di Indonesia,”ujarnya.

Sebagai informasi, dalam bisnisnya Sompo Insurance Indonesia membidik asuransi gempa terhadap properti di Indonesia. Kehadiran produk Asuransi Gempa Bumi yang dimiliki PT Sompo Insurance Indonesia membantu meminimalisir kerugian potensial dan segala konsekuensi yang mungkin terjadi saat gempa bumi melanda.

Tidak hanya gempa bumi, asuransi ini juga menjamin risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat Tsunami, dan Letusan Gunung berapi atas harta benda dan atau kepentingan yang berada dalam tanggung jawab individu yang dijamin dalam polis Asuransi Gempa Bumi. Sejumlah objek yang dapat diasuransikan meliputi bangunan, mesin, barang dagangan, perlengkapan kantor, hingga perabot, perlengkapan dan peralatan lainnya.

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10…

Astra Beri Bantuan Rp 550 Juta Untuk Lombok

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan, khususnya korban gempa di Lombok. PT Astra International Tbk (ASII) melalui program Nurani Astra memberi…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 600 Miliar - Gelar Rights Issue

NERACA Jakarta –Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menerbitkan saham baru dengan penawaran umum terbatas (PUT) I melalui…

BERITA LAINNYA DI CSR

Peduli Anak-Anak Korban Gempa Lombok - BNI Syariah Lakukan Recovery Healing

Gempa yang melanda Lombok dan sekitarnya sejak Minggu 5 Agustus 2018 hingga kini terus terjadi dimana menurut Badan Meteorologi Klimatologi…

Ciptakan Ekonomi Kerakyatan - Geliat YPA-MDR Bangun Desa Wisata Lewat Kebudayaan

Menunjukkan eksistensinya terhadap kepedulian pengembangan dunia pendidikan tanah air, khususnya masyarakat prasejahtera, PT Astra Internasional lewat Yayasan Pendidikan Astra-Michael D.…

Bantu Rumah Tangga Tidak Mampu - Sinergi BUMN Biayai Sambungan Listrik di Banten dan Jabar

Menyadari masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan aliran listrik sebagai bagian dari kebutuhan hidup menunjang kegiatan ekonomi, program BUMN hadir…