Pos Properti Indonesia Kembangkan Bisnis

Pos Properti Indonesia Kembangkan Bisnis "Budget Hotel"

NERACA

Jakarta - PT Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan dari PT Pos Indonesia pada tahun ini lebih mengembangkan bisnis "budget hotel" melalui pemanfaatan gedung Kantor Pos.

Usai peluncuran ruang kolaborasi EV Hive @Pos Indonesia di Kantor Pos Pusat, Pasar Baru, Jakarta, Rabu (31/1), Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia Handriani Tjatur Setijowati mengatakan pengembangan bisnis "budget hotel" akan diprioritaskan di kota kecil (secondary city) yang memiliki potensi pariwisata."Kita prioritaskan di 'secondary city' karena persaingannya belum terlalu besar, pemerintah juga mendorong agar sektor pariwisata lebih dikembangkan," kata dia.

Sejumlah kota yang gencar ditawarkan kepada para investor untuk pengembangan dan optimalisasi aset untuk dibangun "budget hotel", antara lain Banyuwangi, Jember, dan Wonosobo.

Ia menjelaskan Pos Properti Indonesia sejak tahun lalu proaktif menawarkan ke sejumlah investor untuk pengembangan aset PT Pos Indonesia. Apalagi perseroan tersebut memiliki jaringan 4.700 kantor secara keseluruhan di Indonesia.

Pos Properti mulai menyusun rencana pengembangan aset terutama di atas lahan 1.000 meter persegi untuk ditawarkan kepada investor, baik dalam bentuk ruang kolaborasi maupun hotel. Meski akan dibangun hotel, kantor layanan PT Pos tetap dipertahankan selain untuk memfasilitasi konsumen dalam mengirim barang dan melakukan pembayaran, juga sebagai ikon perusahaan.

Handriani menambahkan optimalisasi aset dengan mengembangkan "budget hotel" agar Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan bisa berkontribusi besar dalam pendapatan dan perkembangan induk perusahaan, Pos Indonesia. Selain itu, Pos Properti Indonesia ditagetkan meningkatkan pertumbuhan omzet sekitar 40 persen dari tahun lalu.

Handriyani menyebutkan kontribusi pendapatan anak perusahaan tersebut masih terbilang kecil dibandingkan dengan sektor logistik sebagai inti usaha PT Pos Indonesia."Aset PT Pos sedemikian banyak dan sekarang mulai tidak digunakan karena pergeseran bisnis itu sendiri. Jadi harus investasi di aset yang berbeda," kata Handriani.

Buka "Coworkng Space" Ketiga Maret

Lalu, PT Pos Properti Indonesia akan meluncurkan ruang kolaborasi "coworking space" ketiga yang terletak di Gedung Filateli pada Maret mendatang sebagai fasilitas dalam mengembangkan bisnis rintisan (startup company)."Memang saat ini Pos Indonesia sudah mengembangkan ke ranah bisnis anak muda, seperti fasilitas 'coworking space' dengan EV Hive, apalagi mereka tau lokasi Pos Indonesia pasti di pusat kota," kata Handriani.

Peluncuran EV Hive @Pos Indonesia ini merupakan kali pertama kemitraan Pos Properti Indonesia dengan perusahaan penyedia coworking space, EV Hive. Ruang kolaborasi di Kantor Pos Pusat Pasar Baru ini menjadi lokasi kelima yang diluncurkan EV Hive, dan lokasi kedua yang dibuka di Kantor Pos.

Ada pun lokasi ruang kolaborasi pertama yang dibuka di Kantor Pos berlokasi di kota Bandung, namun luasnya tidak sebesar di Kantor Pos Pasar Baru. EV Hive @Pos Indonesia memiliki kapasitas 400 orang dengan dilengkapi meja kerja dan ruang acara besar.

Sementara itu, coworking space ketiga yang diluncurkan pada Maret mendatang terletak di Gedung Filateli dengan kapasitas 500 orang. EV Hive @Pos Filateli ini menampilkan perpaduan arsitektur modern dan budaya.

CEO dan Co-Founder EV Hive, Carlson Lau, mengatakan EV Hive @Pos Filateli ini selain berfungsi sebagai ruang kerja yang menginspirasi, juga diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mengetahui sejarah Pos Indonesia dan kawasan sekitarnya."Menurut saya 'coworking space' di Filateli ini akan lebih spesial karena ada area besar seperti 'grand hall'. Selain menjadi kawasan bersejarah, juga menjadi tempat berkumpul bagi pebisnis muda," kata Carlson.

Ia menambahkan ruang kolaborasi kedua dengan kemitraan EV hive dan Pos Indonesia tersebut saat ini masih tahap finalisasi. Nantinya EV Hive sebagai manajemen operasional tempat tersebut akan lebih rutin menggelar kegiatan, seperti seminar dan lokakarya yang mengangkat budaya serta peranan Pos Indonesia.

Pos Properti Indonesia akan terus mengoptimalisasi dan memanfaatkan aset gedung perkantoran Pos Indonesia dalam berbagai media, baik berbentuk ruang kolaborasi maupun hotel-hotel.

Handriani mengatakan Pos Properti Indonesia tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kemitraan dengan EV Hive yang memiliki 5.900 anggota baik di Jakarta dan Medan."Kami sudah mulai menawarkan untuk kemitraan di Medan, Yogyakarta, Bandung dan kota lainnya. EV Hive mengetahui bahwa PT Pos punya aset perkantoran di mana-mana dan mereka tau lokasi kami pasti di 'prime area," ujar dia. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Indonesia Dukung Global Perkokoh Energi Baru Baru Terbarukan

Oleh: Muhammad Razi Rahman Pengembangan energi baru terbarukan saat ini bukan sekadar tren yang dirasakan di berbagai negara, tetapi sudah…

Indo Barometer: Soeharto, Presiden Paling Berhasil di Indonesia

Indo Barometer: Soeharto, Presiden Paling Berhasil di Indonesia NERACA Jakarta - Presiden RI Kedua HM Soeharto dinilai sebagai presiden yang…

Legislator Minta Presiden Kendalikan Data Pangan Indonesia - Pasar Domestik

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi meminta Presiden Joko Widodo mengendalikan secara langsung data…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Konsorsium Pengembang Bangun Cagar Budaya di Kawasan Menteng

Konsorsium Pengembang Bangun Cagar Budaya di Kawasan Menteng  NERACA Jakarta - PT Bangun Inti Artha, konsorsium pengembang Pikko Group dengan…

Usung Hunian Layak, REI Terpilih Penyelenggaraan FIABCI

Usung Hunian Layak, REI Terpilih Penyelenggaraan FIABCI  NERACA Jakarta - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) berhasil meraih kepercayaan dari anggota…

Produk Sandimas Penuhi Kualifikasi Standar Nasional Indonesia

Produk Sandimas Penuhi Kualifikasi Standar Nasional Indonesia NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia bahan bangunan terbesar di Indonesia, Sandimas, menyatakan bahwa…