BRI Bantah Terima Rp8 M

BRI Bantah Terima Rp8 M

Jakarta--- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membantah pernah menerima titipan uang hasil penjualan aset PT PGNI senilai Rp8 miliar. “Fakta yang ada adalah BRI pernah menerima uang hasil penjualan aset PGNI dari pihak KP2LN (Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara) untuk pembayaran sebagian kewajiban utang macet PT PGNI di BRI,” kata ucap Corporate Secretary BRI Muhammad Ali dalam keterangan pers yang diterima okezone, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Penjualan aset tersebut, menurut Ali, telah dilakukan jauh hari sebelum adanya putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 7 Juni 2001 lalu. Apalagi, aset yang dijual merupakan asset yang diagunkana atau dijadikan jaminan kredit kepada BRI dan penjualan tersebut dilakukan oleh PGNI atas persetujuan KP2LN Jakarta karena berkaitan dengan penyelesaian utang PT PGNI. “Aset tersebut saat dijual dalam status bersih dari beban-beban karena sita jaminan yang sebelumnya dijatuhkan," lanjut Ali.

Ali menambahkan penjualan aset tersebut tidak terkait dengan Pasal 27 PP 8 Tahun 1981 Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan mengingat penjualan asset PT PGNI tersebut tidak didasarkan pada suatu peristiwa kepailitan dan dan PT PGNI tidak pernah dilikuidasi. “Di pasal 27 PP 8 Tahun 1981 Jo. Pasal 95 ayat (4) UU No 13 Tahun 2003 dengan tegas mengatur tentang upah karyawan dalam kaitannya dengan akibat hukum yang disebabkan oleh adanya peristiwa kepailitan atau likuidasi,” ucapnya

Berdasarkan fakta hukum di atas, Bank BRI mengajukan keberatan terhadap penetapan eksekusi Pengadilan Negeri Jakarta Timur No.20/2004. **cahyo

BERITA TERKAIT

KPK Terima Banyak Laporan Korupsi di Probolinggo

KPK Terima Banyak Laporan Korupsi di Probolinggo   NERACA Kota Probolinggo, Jawa Timur - Direktur Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

ANRI Terima Arsip Statis Presiden Soeharto

    NERACA   Jakarta - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menerima tambahan khazanah arsip statis tentang Presiden kedua Soeharto…

Gandeng BRI, The Sima Office Tower Mulai Dipasarkan

    NERACA   Jakarta - The Sima Office Tower, gedung perkantoran yang terintegrasi dengan Apartemen Izzara di Jalan TB.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Serap Rp22 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN)…

IMF Desak Negara-negara Hindari Kebijakan Perdagangan Terdistorsi

    NERACA   Jakarta - Ketegangan perdagangan sejauh ini tidak secara signifikan mempengaruhi ketidakseimbangan neraca berjalan global, tetapi membebani…

BI Yakin Arus Modal Asing Tetap Deras - Suku Bunga Acuan Turun

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini aliran modal asing akan tetap masuk…