Pabrikan Inggris Lipatgandakan Produksi Motor Listrik

Pabrikan motor listrik Inggris, YASA, mengumumkan akan melipatgandakan kapasitas produksi dari 2.000 unit menjadi 100.000 unit di pabrik baru mereka sejalan dengan melonjaknya permintaan para produsen mobil ramah lingkungan.

Inggris kekurangan kapasitas produksi motor listrik guna memenuhi kebutuhan para pabrikan mobil yang berlomba menciptakan kendaraan ramah lingkungan dengan waktu pengisian daya yang singkat.

Tahun lalu, pemerintah Inggris menentukan lokasi pembangunan pabrik baterai kendaraan yang juga bisa digunakan sebagai lokasi pengembangan teknologi terbaru. YASA yang berbasis di dekat kota Oxford, Inggris, mengatakan telah mengumpulkan dana tambahan sebesar 15 juta pound sebagai bagian dari ekspansi produksi itu. "Pelanggan kami ingin mengadopsi teknologi baru yang inovatif seperti motor listrik axial-flux dan pengendalinya guna memenuhi kebutuhan pasar otomotif hibrid dan listrik yang berkembang pesat," kata Chief Executive Chris Harris dilansir Reuters, yang disalin dari Antara. Perusahaan tersebut mengekspor 80 persen hasil produksi dan menggandeng sejumlah perusahaan, termasuk Jaguar Land Rover, Nissan dan Aston Martin.

Pada kesempatan lain, pembuat mobil Prancis PSA, pemilik Peugeot, Citroen, Opel, Vauxhall dan DS brands, akan menawarkan versi listrik dari semua modelnya pada 2025, kata CEO Carlos Tavares.

Berbicara di sela Detroit Motor Show, Tavares mengatakan grup PSA "akan 100 persen menjadi mobil listrik" pada 2025, yang artinya semua mobil akan tersedia dalam tipe hibrida atau listrik menurut siaran situs Automotive News yang dikutip AFP, yang disalin dari Antara.

Sampai saat ini, pembuat mobil terbesar kedua di Eropa itu hanya berkomitmen memiliki pilihan listrik pada 80 persen modelnya pada 2023. Automotive News mengutip Tavares yang mengatakan kepada World Congress bahwa PSA akan menawarkan 40 model hibrida atau listrik dalam tujuh tahun. Tavares juga mengumumkan rencana PSA hadir kembali di Amerika Serikat setelah absen 20 tahun lebih.

Sebanyak empat perusahaan otomotif Jepang telah memutuskan untuk bergabung dalam proyek pengembangan teknologi dasar kendaraan listrik yang dipimpin oleh Toyota. Para insinyur dari empat perusahaan antara lain Suzuki, Subaru, Hino, dan Daihatsu akan bergabung dalam proyek pengembangan itu mulai Januari.

Tujuan kerjasama itu adalah agar para perusahaan yang terlibat dapat berbagi teknologi seputar kendaraan listrik demi mempercepat pengembangan dan penerapannya di berbagai model kendaraan. Empat perusahaan itu memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Suzuki dan Daihatsu unggul dalam membangun mobil kompak.

Subaru memahami teknologi sedan dan kendaraan kelas menengah, sedangkan Hino sebagai produsen truk akan memfasilitasi pengembangan teknologi dasar di berbagai macam kendaraan listrik.

BERITA TERKAIT

PTBA Bangun Transportasi Kereta Api Batu Bara - Kejar Kapasitas Produksi 75 Juta Ton

NERACA Jakarta - Genjot kapasitas produksi batubara hingga 75 juta ton per tahun  pada 2023 mendatang, PT Bukit Asam Tbk…

Audi Bidik Penjualan 800 Ribu Mobil Listrik Pada 2025

Merek mobil premium Jerman, Audi, mengumumkan rencananya untuk menjual sekitar 800 ribu kendaraan listrik dan mobil hybrid pada tahun 2025…

Ford Tangguhkan Produksi Truk Terlaris di AS

Ford menangguhkan produksi F-150, truk terlaris di Amerika Serikat (AS), menyusul krisis waralaba suplai. Kabar itu, diumumkan melalui konferensi telepon…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Audi Bidik Penjualan 800 Ribu Mobil Listrik Pada 2025

Merek mobil premium Jerman, Audi, mengumumkan rencananya untuk menjual sekitar 800 ribu kendaraan listrik dan mobil hybrid pada tahun 2025…

All New Ertiga DIbanderol Rp238,5 Untuk Tipe Tertinggi

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merk (APM) Suzuki di Indonesia mengumumkan harga resmi kendaraan serbaguna kecil (Low…

Ford Tangguhkan Produksi Truk Terlaris di AS

Ford menangguhkan produksi F-150, truk terlaris di Amerika Serikat (AS), menyusul krisis waralaba suplai. Kabar itu, diumumkan melalui konferensi telepon…