BCA KlikPay Bidik Nasabah “Social Network” - Genjot Transaksi online

NERACA

Jakarta – Tren belanja online di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dan terlebih sejak hadirnya facebook mewabah di Indonesia , yang namanya belanja online sudah mulai menjadi habit. Oleh karena itu, belanja online menjadi bisnis yang menggairahkan seiring dengan meningkatnya social community media online dan forum website seperti facebook, twiter, kaskus dan lainnya.

Tahukah, Indonesia terkenal dengan pengguna facebook terbesar kedua di dunia dan twiter ke tiga. Kondisi ini menjadi acuan bahwa masyarakat Indonesia , khususnya di kota besar banyak menggunakan internet untuk berinteraksi dan ini tentunya juga berperan dalam mendorong peningkatan transaksi di belanja online.

Pada tahun 2009, transaksi online di Indonesia mencapai US$ 3,4 miliar atau sekitar Rp 35 triliun. Suatu jumlah yang tidak kecil, karena itu bisnis ini menjadi peluang emas bagi perusahaan untuk menggarap e-commerce yang belum banyak dilakukan oleh perusahaan.

Menyangkut soal Prospek E-Commerce, di Indonesia tampaknya akan makin besar. Data dari Forrester Research, nilai transaksi atau belanja online secara global pada tahun 2010 mencapai angka US$ 172,9 miliar. Dari data tadi, Indonesia baru mengambil bagian yang sangat kecil, yaitu hanya sebesar 2%.

Hingga akhir tahun 2010 ini, masyarakat yang melakukan belanja online di Indonesia sebanyak 80% dari 30 juta pengguna internet yang ada. Ini merupakan peningkatan cukup besar dibandingkan sebelumnya yang hanya 68%. Biasanya, produk yang paling banyak diminati dalam transaksi online adalah buku sebagai pilihan utama, diikuti pakaian, sepatu atau asesoris sebagai pilihan kedua. Sedangkan pilihan ketiga hingga ke enam adalah pembelian tiket pesawat atau reservasi, barang-barang elektronik, hardware komputer, serta software komputer.

Pertimbangan cara yang praktis dan lebih nyaman menjadi alasan model belanja online banyak diminati. Pasalnya, online shop tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga sia-sia. Karena barang akan dikirim melalui jasa pengiriman barang setelah melakukan pembayaran di online shop atas barang yang di pesan tersebut. Perubahan prilaku masyarakat untuk belanja online mendapatkan respon positif dari mereka yang suka belanja atau shopingholic.

Kini perlahan perubahan prilaku belanja konvensional mulai bergeser bagi shopingholic, bila kebiasaan ada uang, ada barang, kini tidak lagi. Para shopingholic sangat menikmati belanja online tanpa harus mendatangi toko dan bergelut dengan kemacetan di jalan.

Yang jelas soal transaksi online, bagi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah disediakan fasilitas tersebut dengan BCA KlikPay sebagai terobosan cara bayar online yang praktis dan terpercaya sehingga tidak ada lagi kendala yang dikeluhkan para shopingholic.

Kata Direktur BCA Suwignyo Budiman, BCA KlikPay adalah fasilitas yang diciptakan untuk memudahkan aktivitas belanja online. Bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja,”Melalui fasilitas ini nasabah bisa menggunakan dua jenis pembayaran, yakni pembayaran dari rekening BCA melalui KlikBCA Individu atau dari kartu kredit BCA,”katanya.

Menurutnya, bisnis mobile banking atau internet banking antar industri perbankan kini sangatlah ketat. Namun berkat pengalaman Klik BCA yang telah digeluti menjadi keyakinan bila fasilitas BCA KlikPay akan memberikan nilai lebih atau manfaat besar bagi nasabah BCA.

Oleh karena itu, dengan fasilitas ini perseroan menargetkan 500 ribu transaksi pada tahun pertama dan kedepan optimis akan terus bertambah seiring meningkatnya penggguna kartu kredit yang sudah bertansaksi online sebanyak 140 ribu dari jumlah kartu kredit yang diterbitkan sebanyak 2 juta kartu.

Keamanan Bertansaksi

Soal keamanan bertansaksi online menjadi kendala utama, enggannya sebagian masyarakat bertansaksi. Banyaknya kasus pembobolan kartu kredit di internet menyebabkan banyak konsumen takut menggunakannya sebagai metode pembayaran transaksi online.

Menyadari kondisi tersebut, BCA KlikPay sudah mengantisipasi hal tersebut dengan sekuritisasi berlapis. Suwignyo mengatakan, keamanan transaksi online BCA KlikPay memiliki tiga lapis yakni User ID, password dan OTP yang diterima nasabah melalui SMS.

Selain itu, password untuk transaksi hanya untuk satu kali transaksi merchant, “Maka dengan password tiap kali bertransaksi, maka nasabah tidak mudah dibobol atau mengalami modus penipuan,”jelasnya.

Terlepas dari pengamanan yang berlapis, yang terpenting bagi nasabah adalah tetap waspada dalam transaksi online ataupun belanja online. Alangkah baiknya, jika nasabah bisa mendapatkan referensi baik dalam bentuk review produk maupun informasi teman, tentang produk yang akan dibeli dan pastikan transaksi online yang dilakukan adalah merchant yang memiliki kredibilitas tinggi, minimal sudah mengenal dengan siapa bertransaksi, entah itu lewat aktivitas bloggingnya atau webnya yang bisa dipercaya.

Sementara untuk BCA KlikPay, Bank BCA telah menjalin kerjasama dengan lima merchant yaitu Bhinneka.com, Blibli.com, CBN.com, Gudang Voucher.com dan Living Social.com. Rencananya, kedepan perseroan bakal menambah merchant baru untuk memenuhi kebutuhan para nasabahnya. **bani

BERITA TERKAIT

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Sky Energy Bidik Pendapatan Rp 539 Miliar - Lepas 203 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Sky Energy Indonesia Tbk menargetkan pendapatan sebesar Rp539 miliar dan Rp627 miliar pada tahun…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pulihkan Penyaluran Kredit, BI Andalkan Makroprudensial

      NERACA   Jakarta - Pelonggaran kebijakan makroprudensial pada 2018 menjadi tumpuan untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan yang…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…