Tips Bangun Dari Keterpurukan Dalam Bisnis

Salah satu risiko yang rentan dihadapi para pebisnis adalah turunnya semangat juang. Penyebanya beragam. Bisnis yang tak berkembang, profit stagnan, kebosanan, hingga masalah serius, seperti terlilit hutang dan tertipu.

Jika tidak segera diatasi, usaha yang sudah kamu rintis akan hancur perlahan. Sebab, tidak ada lagi pemicu untuk menghasilkan progress yang baik. Lawan energi negatif yang menghampirimu dengan 5 kiat bangun dari keterpurukan bisnis ala Alice Norin.

1. Main media sosial

Dalam acara "Creativepreneur 2018" Minggu pekan lalu, pemain film dan sinetron, Alice Norin menceritakan apa saja yang dia lakukan untuk menjaga mood dan semangat berbisnis. Kata dia, nonton YouTube dan bermain media sosial jadi cara yang ampuh untuk mencari motivasi.

2. Liburan sambil evaluasi

Saat ada sesuatu yang tak berjalan lancar dalam perkembangan bisnismu, jangan terburu-buru mengambil keputusan, terutama saat di bawah tekanan atau kepanikan. Dinginkan dulu pikiranmu sejenak, cari hiburan yang sekiranya bisa membuatmu rileks. Misalnya dengan liburan.

Sambil "kabur" sejenak, baru evaluasi dan pahami apa yang pernah dan sedang terjadi. Kalau masalah kamu masih bias, visualisasikan dalam bentuk tulisan atau catatan detail. Breakdown masalah dan solusinya untuk tiap hal secara teliti.

Percayalah, gak ada masalah yang terlalu besar dan semuanya pasti bisa berlalu. Ingat-ingat lagi, masalah sebelumnya yang sudah berhasil kamu lewati. Begitu kata Alice.

3. Cari support dengan bergabung komunitas

Berkonsultasi dengan sesama pebisnis soal masalahmu akan sangat membantu. Apalagi kalau mereka juga pernah mengalami hal yang sama denganmu.

Sekarang sudah banyak komunitas berisi startup yang dibentuk dengan tujuan serupa. Yakni sharing serta saling menguatkan satu sama lain. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa sendiri. Kamu juga bisa belajar banyak dari pengalaman-pengalaman mereka. Gak cuma memahami perasaanmu, berkonsultasi dengan orang yang tepat akan menghasilkan solusi yang relevan dengan masalahmu.

4. Ingat tujuan awal berbisnis, lalu visualisasikan

Ketika merasa sedih, berat, atau terpuruk, ingat kembali apa tujuan kamu memulai semua ini. Tiap orang berangkat dari latar belakang berbeda-beda saat memulai sebuah usaha. Ada yang hanya ingin berinvestasi, ada yang benar-benar mengejar passion, hingga kebutuhan ekonomi. Apa pun alasannya, itu sah-sah saja. Jadikan hal tersebut pegangan kuat ketika krisis percaya diri mulai menyerang.

5. Tumbuhkan sifat positif, gigih, dan konsisten

Berpikir positif dan penguasaan emosi adalah salah satu modal yang baik bagi pebisnis. Seseorang perlu mengelola situasi secara stabil dan tak mudah terpengaruh saat keadaan sedang buruk.

Pikiran dan perasaan positif jadi amunisi untuk terus gigih melawan dinamika dunia bisnis yang tak selalu mulus. Salah satunya adalah melihat masalah dengan sudut pandang lain. Kamu harus bisa sadar dan membedakan mana "takut" dan "berhati-hati".

Terakhir adalah konsistensi. Sebuah progress biasanya membutuhkan waktu. Hal ini tidak bisa didapat, kecuali dengan cara konsisten melakukan perbaikan di segala lini.

BERITA TERKAIT

Tiongkok Perkirakan Impor Produk Pertanian dari AS Turun Tajam - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Impor Tiongkok atas produk-produk pertanian AS akan turun tajam, setelah Beijing menerapkan langkah-langkah perdagangan balasan dan negara…

NFC Indonesia Kuasai 99% Saham DCE - Perkuat Bisnis Periklanan Digital

NERACA Jakarta – Geliat pertumbuhan bisnis digital, memacu PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) melalui anak usahanya PT Digital marketing Solution…

Kembangkan Bisnis PT Industri Sandang Nusantara - Lima BUMN Kerjasama Sinergis

NERACA Jakarta- Membangun sinergisitas antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), belum lama ini lima BUMN, yaitu PT Danareksa (Persero), PT…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Masih Booming, Sruput Untung Usaha Thai Tea

Demam minuman teh ala Thailand alias thai tea ternyata masih berlanjut. Pasar minuman asal negeri Gajah Putih tersebut ternyata masih…

Cara Pintar dalam Berbisnis

  Setiap orang telah mendengar peringatan "bekerja lebih cerdas, tidak lebih keras," dan itu sebenarnya nasihat bijak. Etika kerja yang…

Rest Area Tempat Potensial Untuk Usaha Kuliner

Pelaku usaha gerai makanan dan minuman lokal saat ini mulai melirik potensi tempat peristirahatan (rest area). PT Pendekar Bodoh, misalnya,…