Optimisme Pajak 2018

Oleh:Afri Syahputra, Staf Direktorat Jenderal Pajak *)

Tahun 2017 telah berlalu, berbagai kemampuan pencapaian dalam mengamankan penerimaan telah dikerahkan, 35.000 lebih pegawai pajak bersinergi, berusaha menggapai target yang dibebankan. Tahun pertaruhan demi DJP yang lebih baik, tahun penegakan hukum atas penagihan pajak mulai terlaksana dimulai dari teguran hingga gijzeling. Himbauan hingga tindak lanjut realisasi. Semuanya berjibaku dengan pencapaian kinerja dan bertumpu pada harapan masa depan DJP.

Pertumbuhan ekonomi yang mulai menunjukkan angka baik dan roda pemerintahan yang semakin kondusif, pertumbuhan perpajakan yang mendekati angka 5%.Kini kita memasuki tahun 2018, menapaki kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ditandai dengan beban target penerimaan yang semakin besar dan itu akan menjadi tantangan besar di hadapan mata. Apa yang harus kita lakukan?bukankah kita merasa sudah melakukan segala cara untuk menggapainya?

Kenyataannya, harapan itu belum lah sempurna terwujud, masih ada tantangan yang belum teratasi, hambatan yang belum bisa disingkirkan. Namun optimisme takkan pudar seiring waktu berjalan ia akan tumbuh menjadi kuat dan handal. Hal itu untuk kita yang percaya bahwa sikap optimisme akan selalu ada dalam sanubari kita. Mewujudkan hal yang mustahil bisa saja terjadi, apalagi diperkuat dengan keyakinan yang siap dan matang. Percayalah pada diri bahwa setiap tantangan, hambatan dan rintangan akan dapat teratasi dengan optimisme yang kuat.

Pajak kini menjadi tumpuan harapan negara dan bangsa, kekuatan pundi dana nasional, kemampuan keuangan negara yang harus menjamin kemandirian pembangunan sehingga pajak patut diperjuangkan dan digapai semaksimal mungkin. Tahun ini sekitar 1.600-an triliun yang harus dicapai dari sektor perpajakan. Hal ini tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan, namun hal itu dapat terealisasi dengan optimisme yang tinggi dan takkan pudar. Ia akan terus bersinar dalam sanubari hingga nanti menjadi segala sesuatu yang dapat terwujud. Tahun 2018 menjadi ajang pembenahan mental institusi yang mandiri, kokoh dan berjaya. Optimisme adalah gaung yang tepat untuk mengimplementasikan keberhasilan dalam mencapai penerimaan pajak. Tantangan demi tantangan akan kita lalui dengan segala sinergitas dan profesinalisme yang kita punya. Wujud nyata telah ada di hadapan kita dan keberhasilan ada di tangan kita.

DJP semakin berbenah dimulai dari layanan perpajakan yang berbasis modern, penguatan sistem jaringan yang terorganisir, pelayanan yang semakin mudah dan berdaya guna untuk melayani masyarakat wajib pajak di seluruh Indonesia. Dengan optimisme kita ciptakan energi positif dan kuat untuk menimbulkan kepercayaan diri bahwa apa yang dibebankan kepada kita itu mudah untuk dicapai. Kunci keberhasilannya adalah sinergitas yang tinggi dan kekuatan mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan yang selama ini dijalankan. DJP telah menjadi pionir instistusi yang mengedepankan pelayanan unggulan (excellent service) yang semoga dapat menjelma menjadi institusi perpajakan berkelas dunia yang patut dibanggakan di masa depan. (www.pajak.go.id)*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi

BERITA TERKAIT

Persiapan Pengamanan Jelang Asian Games 2018

  Oleh : Dwi Ratna, Mahasiswi Universitas Pakuan Bogor   Asian Games merupakan salah satu agenda besar yang saat ini…

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018 NERACA Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales…

CIMB Niaga Luncurkan Community Link 2018

      NERACA   Surabaya - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengajak nasabah dan karyawan CIMB Niaga…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Demonstrasi Ojek Online yang Tidak Dibutuhkan

  Oleh : Dodik Prasetyo, Peneliti di Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia   Sejumlah ojek online berencana melakukan demonstrasi pada…

Menyikapi Pernyataan Jokowi Secara Proporsional

  Oleh : Toni Ervianto, Alumnus Pascasarjana UI Pernyataan atau ucapan tokoh apalagi Kepala Negara jelas akan sangat berpengaruh terhadap…

Krisis Ekonomi Turki, Mungkinkah Merembet Ke Indonesia?

Oleh: Achmad Fuad Mata uang Turki, Lira, Senin pagi ini (13/08/2018) menyentuh level 7,24 lira per dolar AS pada perdagangan…