Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali - Investasi Properti di Bali

NERACA

Serpong- PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan resort premium, Tavisamira Beach Club & Resort di Bali menawarkan promo, “Beli Vila Tepi Pantai Sekarang, 3 Tahun Uang Kembali, Vila Tetap Dimiliki”. Tavisamira merupakan, vila premium yang pembangunannya menggabungkan, resort, (beach) club, dan wedding chapel yang dibangun persis di bibir pantai Pasut, Tanah Lot Bali dan dijual mulai dari Rp4,5 miliar.

Tavisamira Resort dibangun di atas lahan 1,4 hektar, terdiri dari 40 unit dengan ukuran 8x17 meter sebanyak 32 unit dan 16x17 meter sebanyak 6 unit. Khusus 2 unit terbaik, resort ini langsung memiliki view pantai, laut dan sunset di sore hari. Harga Tavisamira saat ini masih sangat terjangkau bila dibanding harga vila atau resort di lokasi yang sama, dimana harganya rata-rata di atas Rp10 miliar.

Hans Herwin, Sales & Marketing Director PT AKS dalam siaran persnya di Serpong, kemarin mengatakan, saat ini Bali masih menjadi primadona untuk berinvestasi di sektor properti, khususnya resort/vila. Pasalnya, perkembangan sektor pariwisata di Pulau Dewata ini turut mendongkrak prospek bisnis properti.”Bata Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan September 2017 mencapai 550.520 kunjungan dengan wisman yang datang melalui bandara sebanyak 550.238 kunjungan dan yang melalui pelabuhan laut sebesar 282 kunjungan,”ujarnya.

Hans menjelaskan, jumlah wisman ke Bali pada bulan September 2017 naik sebesar 23,51% dibandingkan dengan catatan bulan September 2016. Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami penurunan sebesar 8,53%. Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan September 2017 adalah wisman dengan kebangsaan Tiongkok, Australia, Jepang, Inggris, dan India dengan persentase masing-masing sebesar 23,48%, 18,91%, 5,66%, 4,78%, dan 4,47%.

Namun demikian, lanjut Hans, pasar properti di Bali tersebut bukanlah masyarakat Bali, tetapi berasal dari berbagai pelosok wilayah Indonesia, yang ingin berinvestasi di Bali atau hanya menjadikan vilanya sebagai tempat berlibur.”Untuk menggait minat investor dan endsuser, selain menawarkan promo Beli Vila Uang Kembali, kami juga memiliki promo: Cara Bayar Rp 7 Jutaan Per Bulan, dan Bisa Bayar Saat Jadi)” kata Hans.

Hans mengungkapkan, selain promo tersebut, pihaknya juga menjamin bahwa vila tepi pantai ini sudah ada penyewa selama 5 tahun sejak operasional. Artinya, para pemiliknya pasti mendapatkan profit pendapatan sewa bahkan sebelum lunas. Break event point / BEP (titik inpas) diproyeksi kurang dari 9 tahun. Selama ini, resort / vila di Bali hanya menawarkan keindahan pantai Bali. Hal itu tidak salah, menurut Hans, lantan Bali memang sangat identik dengan wisata pantai. “Namun, Tavisamira ini selain dibangun persis di bibir pantai, juga menawarkan beach club dan wedding chapel yang dibangun di dalam kompleks resort.”Penambahan club ini, karena banyak wisatawan yang usia muda (millenials) yang mencari club sebagai tempat hiburan setelah berlibur di pantai. Di Tavisamira ini, penghuni tidak perlu keluar lagi, karena bisa menikmati langsung keindahan pantai, sekaligus club,”tuturnya.

BERITA TERKAIT

Aplikasi PropertyPro Berikan Kemudahan Bagi Agen Properti

Aplikasi PropertyPro Berikan Kemudahan Bagi Agen Properti NERACA Jakarta - Bagi agen properti, baik yang berprofesi serius atau sambilan kini…

Ini Dia Vendor Smartphone Yang Bakal Produksi Ponse 5 G - Tahun Depan

Pabrikan Snapdragon, Qualcomm mengumumkan keikutsertaannya dalam teknologi jaringan 5G. Chipset Snapdragon X50 menjadi kapal bagi Qualcomm dalam meramaikan teknologi konektivitas…

Umur 40 Tahun, Lebih Berisiko Kena Kanker Paru

Belum lama ini awak media dikejutkan dengan kabar bahwa Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laju IHSG Sepekan Kemarin Menguat 1,32%

NERACA Jakarta – Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami kenaikan 1,32% ke posisi 6.591,58 poin dari 6.505,52…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

IHSG Konsolidasi Menunggu Laporan Keuangan

Analis pasar modal menilai bahwa pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak konsolidasi mengantisipasi…