Nelayan Diusulkan Dapat Asuransi

NERACA

Mamuju--Pejabat di Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat meminta kepada Kemnterian Kelautan dan Perikana agar para nelatan diasuransikan karena sering mengalami kecelakaan di laut saat mencari ikan. "Seharusnya nelayan kami diasuransikan karena seringkali menjadi korban ketika melaut, menangkap ikan," kata Bupati Majene Kalma Katta pada kunjungan kerja Menteri Keluatan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo di Mamuju, Sabtu.

Menteri Keluatan dan Perikanan diterima Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan dan lima Bupati di Sulbar. Kalma mengatakan, di saat gelombang diperairan tinggi, nelayan seringkali menjadi korban keganasan gelombang pasang itu, sementara mereka memiliki tanggung jawab menghidupi keluarganya.

Karena itu, Kalman menambahkan asuransi dibutuhkan bagi nelayan penangkap ikan agar beban keluarganya yang ditinggalkan dalam kondisi miskin tidak begitu terbebani. "Kalau asuransi tidak ada maka keluarga nelayan yang menjadi korban akan terbebani secara ekonomi. Ini yang perlu diperhatikan pemerintah ditingkat pusat agar seluruh nelayan mendapatkan asuransi," katanya.

Menanggapi hal itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo mengatakan, usulan tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah. "Nanti kita lihat di APBN Perubahan kalau kondisi anggaran kita mampu maka kenapa tidak asuransi bagi nelayan akan diperhatikan dan dianggarkan," katanya.

Sharif menambahka pihaknya memberikan bantuan berupa program pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) di Provinsi Sulawesi Barat tahun 2012 senilai Rp3,5 miliar. Menteri Keluatan dan Perikanan (KP), Sharif C Sutardjo menyatakan itu saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulbar, dan diterima Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, beserta sejumlah Bupati yang ada di Sulbar, Sabtu.

Menteri mengatakan, bantuan PUMP tersebut akan dialokasikan bagi 35 kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang tersebar di empat Kabupaten di Sulbar, masing masing Kabupaten Majene, Mamuju, Mamuju Utara dan Kabupaten Polewali Mandar. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner Dapat Dana CSR dari BJB NERACA Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB)…

Pemerintah Siapkan Dua Opsi Skema Bayar Asuransi BMN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah berencana untuk mengasuransikan Barang Milik Negara (BMN) yang diharapkan terealisasi tahun depan.…

Pemerintah Distribusikan 25 ribu Paket Konverter Kit untuk Nelayan

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk membagikan 25.000 paket perdana Liquified Petroleum Gas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…