BEI Perpanjang Suspensi DAJK dan TRUB

Dituding tidak memiliki itikad yang baik untuk membayar denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan atau suspend saham dua perusahaan, yakni PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. (DAJK) dan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk. (TRUB). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, sesuai dengan Ketentuan V.1 Peraturan Bursa No. I-E terkait dengan Public Expose, dinyatakan bahwa perusahaan tercatat wajib melakukan Public Expose tahunan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.

Mengacu pada butir II.3 Peraturan No. I-H tentang Sanksi, dalam hal perusahaan tercatat dikenakan sanksi denda oleh bursa, maka denda tersebut wajib disetor ke rekening bursa selambat-lambatnya 15 hari kalender terhitung sejak sanksi tersebut dijatuhkan.”Apabila perusahaan tercatat yang bersangkutan tidak membayar denda dalam jangka waktu tersebut, maka bursa dapat melakukan penghentian sementara perdagangan saham di pasar reguler sampai dengan dipenuhinya kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan dan denda tersebut,"ujarnya.

Berdasarkan catatan bursa batas akhir pembayaran denda pelaksanaan public expose adalah 18 Januari lalu. Kedua perusahaan tersebut juga belum melaksanakan kewajibannya atau melakukan pembayaran."Berdasarkan hal tersebut maka sejak sesi I perdagangan efek pada 19 Januari 2018 bursa memutuskan untuk melakukan perpanjangan penghentian sementara perdagangan efek,”jelasnya.

Suspensi yang dikenakan untuk DAJK berlaku di seluruh pasar efek, sedangkan suspensi untuk TRUB berlaku di pasar reguler dan pasar tunai.

BERITA TERKAIT

BEI Buka Galeri Investasi di Mall Surabaya - Kerjasama POWN dan Danareksa

NERACA Jakarta - Dalam rangka perluas penetrasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali meresmikan galeri investasi BEI ke-400…

Lagi, BEI Gelar Investor Summit di 8 Kota - Pacu Pertumbuhan Investor Lokal

NERACA Jakarta – Membidik pertumbuhan investor lokal dan ritel lebih besar lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kliring…

BEI Pastikan Dipicu Sentimen Krisis Turki - Tren Pelemahan IHSG

NERACA Jakarta – Tren pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terjadi sejak Senin awal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan pendapatan usaha di semester pertama 2018 sebesar Rp1,8…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…

Pabrik Baru di Sumatera Selatan - Arwana Komersialkan Paruh Kedua di 2019

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kapasitas produksi, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mulai menggelontorkan investasi untuk pembangunan pabrik baru perseroan…